Advertisement
BEM SI Tetap Akan Lanjutkan Demo, Tunggu Situasi Kondusif
Foto ilustrasi demonstrasi. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi demonstrasi tetap akan direncanakan digelar Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI). Hanya saja untuk saat ini masih menunggu situasi Jakarta kondusif.
Koordinator Media Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap mengatakan demo pada Jumat (5/9/2025) belum tentu dilaksanakan karena menunggu kondisi Jakarta.
Advertisement
Pernyataan itu dia sampaikan usai bertemu berdialog di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9/2025) malam. Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari audiensi perwakilan mahasiswa di DPR, Rabu (3/9/2025).
"Jadi untuk demonstrasi mungkin akan kami lakukan, namun akan menunggu waktu yang momen pas pada saat situasi di Jakarta sudah kondusif," ujarnya.
Adapun rencana demo yang digelar pada hari ini berkaitan dengan tuntutan 17+8 yang digaungkan sejak beberapa waktu lalu. Seruan aksi demo akan diinformasikan melalui media BEM SI Kerakyatan.
BACA JUGA: Messi Masih Pertimbangkan Bermain di Piala Dunia 2026
"Nanti kita akan kabarin di media BEM SI Kerakyatan akan segera kami [kirim] press release," katanya.
Terkait dugaan makar dalam demonstrasi pekan lalu, Pasha menjelaskan BEM SI menentang keras dugaan tersebut karena merugikan psikologi massa yang unjuk rasa.
Dia menekankan perlu analisis serta bukti konkret untuk membuktikan bahwa makar berkaitan dengan demonstrasi. Baginya unjuk rasa pekan lalu adalah suara rakyat yang harus di dengar para pejabat.
"Kalau dari BEM SI tentu tidak makar, artinya BEM SI ingin menyerukan suara rakyat dan suara mahasiswa dan tidak ada usaha-usaha makar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
Advertisement
UGM Jelaskan Tanah Bergerak di Tegal Bertipe Rayapan, Berbahaya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- MA Tolak Kasasi Jaksa, Windu Aji Bebas dari TPPU Nikel Antam
- Dishub Jogja Butuh Mobil Derek Tertibkan Parkir Liar
- Lebaran 2026, 82.295 Tiket KA dari Jogja Sudah Terjual
- Tjokro Style Yogyakarta Hadirkan Nusarasa di Ramadhan 2026
- Gempa Pacitan dan Bantul, BMKG Minta Publik Tak Berspekulasi
- Simak Tips Berburu Tiket Kereta Api Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement



