Advertisement
Kemenlu Sebut 40 WNI Sudah Tiba di Tanah Air Setelah Dievakuasi dari Lebanon
Asap mengepul di pinggiran selatan Beirut setelah serangan udara Israel menghantam Ibu Kota Lebanon tersebut pada 29 September 2024. - Reuters/Amr Abdallah Dalsh
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut sebanyak 40 orang Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil dievakuasi dengan selamat dari Lebanon usai terjadinya eskalasi serangan dari Israel.
Selain 40 WNI, terdapat satu orang Warga Negara Asing (WNA) yang juga berhasil dievakuasi. Keseluruhan 41 orang itu telah tiba di Indonesia hari ini, Senin (7/10/2024), melalui dua penerbangan komersial.
Advertisement
Pihak Kemlu menyebut 41 orang yang dievakuasi itu merupakan bagian dari evakuasi panjang dan kompleks melalui jalan darat dari Lebanon ke Damaskus serta Suriah ke Amman, Yordania.
"Mereka terbagi dalam dua gelombang evakuasi yang berangkat dari Beirut selama tanggal 2 dan 3 Oktober 2024," demikian bunyi keterangan pers tertulis dari Kemlu, dikutip Senin (7/10/2024).
Dari 41 orang yang sudah tiba di Indonesia, 26 di antaranya adalah laki-laki dan 15 perempuan. Semuanya dalam kondisi sehat. Mereka berasal dari beberapa daerah di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.
"Selanjutnya mereka akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing melalui koordinasi lintas kementerian/lembaga/instansi," terang Kemlu.
BACA JUGA: 116 WNI Masih Bertahan di Lebanon
Sebelumnya, 25 WNI terlebih dahulu telah dievakuasi melalui jalur udara. Upaya evakuasi terhadap mereka dilakukan setelah penetapan status Siaga 1 oleh KBRI Beirut pada 4 Agustus 2024.
Adapun, Kemlu mencatat saat ini masih terdapat 116 WNI yang masih menetap di Lebanon. Mayoritas memilih untuk tetap tinggal di Lebanon.
Kemlu kembali mengimbau agar para WNI yang masih berada di Lebanon terus meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, membatasi pergerakan hanya untuk keperluan esensial dan mengikuti arahan evakuasi dari KBRI Beirut.
"Bagi para WNI yang memiliki rencana perjalanan ke wilayah Lebanon, Suriah, Iran, Israel, Palestina dan Yaman agar dapat menundanya hingga situasi aman," pungkas Kemlu.
Berikut daftar hotline KBRI yang bisa dihubungi di sekitar kawasan tersebut:
1. Hotline KBRI Amman: +962779150407
2. Hotline KBRI Beirut: +96170817310
3. Hotline KBRI Damaskus: +963954444810
4. Hotline KBRI Kairo: +201022229989
5. Hotline KBRI Tehran: +989024668889
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








