Advertisement
Surya Group Siap Buka 10.000 Lowongan Kerja di Tahun 2026
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Produsen rokok asal Yogyakarta, Surya Group (merk HS), menargetkan pembukaan 10.000 lowongan kerja pada 2026 melalui ekspansi pabrik di Magelang dan Yogyakarta.
Perusahaan ini akan memperluas pabriknya di Magelang dan membangun tiga pabrik baru di Yogyakarta.
Advertisement
CEO Surya Group Holding Company, Muhammad Suryo, menyatakan saat ini perusahaannya telah mempekerjakan 3.000 karyawan. Dengan rencana pembangunan pabrik baru dan perluasan di Magelang yang menempati lahan 50 hektare, target penyerapan tenaga kerja akan ditingkatkan signifikan.
“Dengan pembangunan pabrik baru, tahun depan kami targetkan bisa mempekerjakan 10.000 karyawan,” ujar Suryo dalam jumpa pers di Gets Hotel Semarang, Minggu (14/12/2025).
BACA JUGA
Suryo menegaskan bahwa perusahaannya membuka peluang seluas-luasnya bagi pencari kerja, termasuk bagi yang belum memiliki pengalaman. Setiap calon karyawan akan diberikan pelatihan secara langsung.
“Pengalaman kerja bagi kami tidak penting. Kami akan memberikan pelatihan. Dari 3.000 karyawan saat ini, hampir semuanya tidak berpengalaman, tapi karena tekun dan mau bekerja keras, mereka bisa bekerja dengan baik,” jelasnya.
Meski membuka kesempatan bagi semua, Surya Group tetap mengutamakan penyerapan tenaga kerja dari masyarakat sekitar lokasi pabrik. “Kami prioritaskan masyarakat sekitar, baru kemudian pelamar dari luar kami berikan kesempatan,” tambah Suryo.
Menanggapi kondisi ekonomi yang dinamis dan tantangan dalam industri rokok, Suryo menyatakan sikap optimistis. Ia meyakini masih ada ruang pertumbuhan yang besar di pasar domestik.
“Potensinya masih sangat besar dan pasarnya luas. Kami optimistis HS akan tumbuh semakin besar dan mampu bersaing dengan pabrikan rokok terkenal, baik nasional maupun internasional,” tegasnya.
Pabrik HS yang telah beroperasi sejak 2024 di Magelang saat ini memproduksi lebih dari 5 juta batang rokok per hari, mencakup jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM). Ekspansi ini diharapkan tidak hanya mendongkrak kapasitas produksi, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







