Pertarungan Anies Vs Prabowo Bisa Berlanjut di Pilkada DKI Jakarta
Kans “duel” antara Anies Rasyid Baswedan versus Prabowo Subianto di Pilpres 2024 kini mulai terbuka untuk berlanjut di Pilkada Jakarta.
Ilustrasi. /freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah tokoh internasional mengecam keras penembakan di Bondi Beach, Sydney, Minggu (14/12/2025) yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan diklasifikasikan sebagai terorisme.
Kecaman datang antara lain dari Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio.
Dilansir ABC News, Guterres melalui juru bicaranya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban serta mengutuk keras serangan terhadap warga sipil.
"Hati saya bersama komunitas Yahudi di seluruh dunia pada hari pertama Hanukkah ini, sebuah festival yang merayakan mukjizat perdamaian dan cahaya yang mengalahkan kegelapan," demikian laporan ABC News.
Guterres menegaskan kembali posisi PBB bahwa terorisme dalam bentuk apa pun, termasuk yang bermotif kebencian dan antisemitisme, tidak dapat dibenarkan.
"[Saya] mengutuk serangan keji dan mematikan hari ini terhadap keluarga-keluarga Yahudi yang berkumpul di Sydney untuk merayakan Hanukkah.”
Dari Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa Negeri Paman Sam mengutuk keras serangan yang terjadi sekitar pukul 19.30 waktu setempat dan menargetkan massa di tengah perayaan Hanukkah Yahudi.
"Antisemitisme tidak memiliki tempat di dunia ini. Doa kami bersama para korban serangan mengerikan ini, komunitas Yahudi, dan rakyat Australia," tulis Rubio di X.
Seperti dilaporkan sebelumnya, penembakan terjadi di Bondi Beach, salah satu kawasan wisata paling ramai di Sydney, Australia, pada Minggu (14/12/2025) malam waktu setempat.
Insiden tersebut dilakukan oleh dua pria bersenjata yang melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga dan menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi New South Wales (NSW) kemudian menetapkan insiden tersebut sebagai aksi terorisme.
Dalam insiden tersebut, satu pelaku tewas di tempat, sedangkan seorang tersangka lainnya berhasil ditangkap dalam kondisi kritis setelah ditembak polisi.
Otoritas menyatakan tidak ada lagi ancaman aktif, namun lokasi kejadian langsung ditutup dan warga diminta menjauh selama proses pengamanan berlangsung.
Polisi NSW menyebutkan sedikitnya 29 orang dilarikan ke rumah sakit, termasuk dua petugas kepolisian yang mengalami luka tembak. Sejumlah korban lainnya mengalami cedera akibat kepanikan dan berdesakan saat berusaha menyelamatkan diri.
Otoritas Australia juga mengungkapkan bahwa penembakan tersebut terjadi bertepatan dengan perayaan malam pertama Hanukkah oleh komunitas Yahudi di sekitar Bondi Beach. Polisi menyatakan serangan itu diduga menargetkan komunitas Yahudi, sehingga dikategorikan sebagai tindakan terorisme bermotif kebencian.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengecam keras insiden tersebut. ”[Penembakan tersebut adalah] tindakan teror yang menghancurkan dan tidak memiliki tempat di Australia,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kans “duel” antara Anies Rasyid Baswedan versus Prabowo Subianto di Pilpres 2024 kini mulai terbuka untuk berlanjut di Pilkada Jakarta.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Prraktik judi online kini sudah sangat mengkhawatirkan karena dampaknya dirasakan langsung oleh banyak keluarga.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Rabu 13 Mei 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 13 Mei 2026. Jadwal lengkap dan lokasi.
Update agenda event Yogyakarta Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal konser musik ISI, Pesta Buku Jogja di JEC, hingga pementasan teater di TBY di sini.