Advertisement
Respons Firli Bahuri Usai Lakukan OTT Bupati Meranti
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan keterangan pers seusai Pelantikan Pegawai di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (1/6/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Kepulauan Meranti M Adil dan pejabat di lingkungan kabupaten tersebut merupakan pertama di 2023.
OTT yang dilakukan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, itu dilakukan kemarin, Kamis (6/4/2023). Namun demikian, lembaga antirasuah belum mau menyampaikan kasus atau konstruksi dari perkara terkait dengan OTT itu.
Advertisement
"Hari ini kita berhasil [melakukan] tangkap tangan Bupati Meranti. Selama tiga bulan sejak Januari sampai dengan 31 Maret 2023, tidak ada tangkap tangan. Terima kasih," ujarnya, Jumat (7/4/2023).
BACA JUGA : KPK Lakukan Operasi Tangkap Tangan Bupati Meranti
Dia juga menyampaikan bahwa penangkapan kepala daerah tersebut menjadi bukti profesionalitas dirinya dalam melakukan pemberantasan korupsi.
"Alhamdulillah, satu kepala daerah Bupati Meranti berhasil ditangkap tangan. Saya selalu menyampaikan bahwa saya bekerja profesional sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan," katanya.
Mantan Kabaharkam Polri itu juga mengatakan tidak boleh ada cacat hukum di akhir masa jabatan pimpinan KPK periode 2019-2023 yang dipimpinnya itu. "Karena kami berlima selalu hati-hati, [prudent] dan kompak dalam membuat keputusan. Setiap keputusan diambil secara bulat," ucapnya.
"Benar, tadi malam, [6/4] tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kab. kepulauan Meranti Riau," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri hari ini, Jumat (7/4/2023).
BACA JUGA : Sebut Kemenkeu Iblis-Setan, Bupati Meranti Dipanggil
Ali juga menyebut bahwa sejauh ini ada puluhan pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Meranti dan sejumlah pihak swasta yang ditangkap lembaga antirasuah. "Beberapa pihak sudah ditangkap di antaranya Bupati," katanya.
Saat ini, tim KPK disebut masih bekerja mengumpulkan bahan keterangan dari beberapa pihak tersebut. Adapun kasus terkait dengan OTT tersebut dan konstruksi perkaranya masih belum disampaikan oleh KPK.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Sidang E-Court, Gugatan Cerai Atalia-Ridwan Kamil Segera Diputus
- Kuba dan Kolombia Kecam Serangan AS ke Venezuela
- Venezuela Kecam Agresi AS dan Aktifkan Pertahanan Nasional
- Gempa Vulkanik Guncang Filipina, Gunung Taal Catat 25 Getaran
- Gempa 6,5 M Guncang Mexico City, Satu Tewas, Belasan Warga Terluka
Advertisement
Penggerobak dan Bank Sampah di Gunungketur Jogja Dapat Apresiasi
Advertisement
Favorit Nataru, KA Joglosemarkerto Angkut Puluhan Ribu Penumpang
Advertisement
Berita Populer
- Agak Laen: Menyala Pantiku! Film Indonesia Terlaris Sepanjang Massa
- Sampah Pantai Bantul Capai 2 Ton per Hari Selama Libur Nataru
- Andhara Early Umumkan Berpisah dengan Bugi Ramadhana
- Taman Sari Jogja Masih Ramai Sehari Setelah Tahun Baru
- Will Smith Digugat Brian King Joseph atas Dugaan Grooming
- Denmark Hentikan Layanan Pos Nasional
- Sikat Korupsi, Arab Saudi Tangkap 116 Pejabat
Advertisement
Advertisement



