Advertisement
2023, DIY Berangkatkan 3.300 Calon Haji
Jemaah calon haji Kulonprogo sebelum diberangkatkan, Kamis (16/6/2022). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta tahun ini akan memberangkatkan tidak kurang 3.300 calon haji dari lima kabupaten/kota di provinsi ini.
BACA JUGA: Soal Kuota Haji, DIY Tunggu Surat Resmi
Advertisement
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Aidi Johansyah mengatakan jumlah calon haji tersebut setelah Pemerintah Arab Saudi mengembalikan kuota haji hingga 100 persen.
"Yogyakarta Tahun 2022 hanya memberangkatkan 1.400 jamaah, dengan adanya penambahan kuota ini kemungkinan akan bisa memberangkatkan 3.300-an jamaah," kata dia, Kamis (12/1/2023).
Sebanyak 3.300 jamaah tersebut dipilih sesuai urutan porsi asal DIY yang tertunda berangkat pada 2020 ditambah calon haji yang memiliki nomor urut keberangkatan pada 2021.
Peningkatan jumlah calon haji tahun ini juga seiring dihapusnya aturan pembatasan usia maksimal 65 tahun seperti tahun lalu.
"Tahun ini tidak ada pembatasan usia. Kami menunggu kebijakan pusat apakah tahun ini ada penambahan khusus untuk usia lanjut seperti tahun-tahun yang dulu atau tidak," ujar dia.
Menurut Aidi, Kanwil Kemenag DIY juga telah menyiapkan calon haji cadangan yang bakal mengganti calon yang kemungkinan batal berangkat tahun ini.
"Ada tambahan 5 persen biasanya. Nanti melunasi juga, sewaktu-waktu ada kuota kosong mereka berangkat," kata dia.
Ia mengatakan Kemenag DIY akan menggencarkan sosialisasi berbagai persiapan yang harus dipenuhi calon haji tahun ini, termasuk kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang sampai saat ini masih mewajibkan jamaah umrah asal Indonesia menjalani vaksinasi meningitis.
"Tes COVID-19 sepertinya sudah tidak. Tes meningitis masih jadi syarat semua jamaah. Nanti kami juga menunggu petunjuk teknisnya yang terbaru," ujar Aidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Atap Pengganti Tiba, Perbaikan Pasar Induk Godean Sleman Segera
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Leptospirosis di Jogja Naik, Warga Diminta Waspada
- HPN 2026, PWI Dorong Regenerasi Wartawan Perempuan
- Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal
- Pendidikan Berbasis Al-Quran Diperkuat di Kulonprogo
- Jimly: Adies Kadir Sah Jadi Hakim MK Tapi Ini Persoalan Etika
- Super League 2026: Borneo Tekuk Bhayangkara 21, Tempel Persib
- ASM 2026 FK-KMK UGM Soroti Kesehatan Lansia
Advertisement
Advertisement



