Advertisement

Wow! Arab Saudi akan Beli Bank Mesir Senilai Rp9,4 Triliun

Asahi Asry Larasati
Selasa, 13 Desember 2022 - 10:47 WIB
Bhekti Suryani
Wow! Arab Saudi akan Beli Bank Mesir Senilai Rp9,4 Triliun Gedung di King Abdullah Financial District, Riyadh, Arab Saudi - Maya Anwar/Bloomberg

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTAArab Saudi dalam proses perbincangan untuk membeli United Bank milik Mesir yang bernilai sekitar US$600 juta atau Rp9,4 triliun (kurs Rp15.660) melalui Public Investment Fund (PIF).

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (12/12/2022), hal itu dilakukan guna memperluas dukungannya untuk Afrika Utara, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

PIF akan  mengakuisisi United Bank melalui Saudi Egyptian Investment Co., yang didirikan awal tahun ini untuk berinvestasi di sebagian besar ekonomi Mesir. Kesepakatan akan diselesaikan paling cepat bulan ini, meskipun persyaratan akhir masih menjadi bahan diskusi.

Pejabat perwakilan PIF pun menolak untuk berkomentar lebih jauh terkait masalah tersebut.

Adapun Arab Saudi diketahui telah mengambil langkah-langkah untuk memberikan dukungan keuangan kepada negara-negara di kawasan Afrika Utara itu untuk memperkuat sekutu dan mempererat hubungan baru.

Selain itu, kerajaan juga menjanjikan US$10 miliar investasi di sektor-sektor seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pertanian untuk Mesir. Nominal tersebut sebanding saham milik negara di empat perusahaan publik Mesir sebesar US$1,3 miliar dan menyimpan US$5 miliar di bank sentral negara itu.

BACA JUGA: Puncak Arus Mudik Nataru Diperkirakan 23 Desember

Menteri Keuangan Saudi Mohammed Al Jadaan mengatakan kerajaan telah mulai berinvestasi secara agresif di Mesir dan akan terus melihat peluang investasi yang dinilai lebih penting dibandingkan dengan menaruh simpanan. "Deposito bisa ditarik tapi investasi tetap," katanya.

Salah satu importir gandum terbesar di dunia, Mesir telah berpacu untuk mendapatkan dukungan keuangan dari Timur Tengah guna mendukung ekonomi yang berada dalam tekanan impor makanan dan kenaikan harga bahan bakar.

Sementara itu, Mesir telah mendevaluasi mata uangnya dua kali pada tahun ini dan mencapai kesepakatan tingkat staf atas pinjaman US$3 miliar dari IMF yang akan disetujui akhir bulan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Puluhan Karung Terguling di Nambangan Bantul dan Sulit Dievakuasi

Bantul
| Rabu, 01 Februari 2023, 13:17 WIB

Advertisement

alt

Orang Jogja Wajib Tahu! Ini Arti 4 Prasasti yang Tertempel di Tugu Jogja

Wisata
| Rabu, 01 Februari 2023, 10:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement