Ratusan Orang Tewas dalam Serangan Balik Israel ke Palestina
Militan Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya pada Sabtu (7/10/2023).
Warga mengorder ojek online di Jakarta./Bisnis-Abdurahman
Harianjogja.com, JAKARTA - Hasil Survei Terbaru Badan Kebijakan Transportasi 2022 menunjukkan bahwa pengemudi ojek online atau driver ojol jarang mendapatkan bonus dari perusahaan aplikator dan tips dari penumpang.
Tak hanya melakukan survei atas persepsi masyarakat kenaikan tarif Ojol, ada survei terkait dengan profil, status, pendapatan pengemudi dan lainnya. Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Djoko Setijowarno. Salah satunya, yang juga cukup menarik adalah pengemudi Ojol mengaku jarang mendapatkan bonus dari aplikator dan tips dari penumpang.
"Pengemudi mengaku jarang mendapatkan bonus sebanyak 52,08 persen dari aplikator dan sebagian besar menyatakan tidak pernah sebesar 37,40 persen mendapatkan bonus dari aplikator. Sementara untuk mendapatkan tip dari penumpang juga jarang atau sebesar 75,79 persen," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (10/10/2022).
Berdasarkan profil yang disurvei, pengemudi ojol didominasi oleh pria sebesar 81 persen dengan usia terbanyak 20 – 30 tahun (40,63 persen) dengan lama bergabung menjadi pengemudi ojek online terbanyak kurang dari 1 tahun (39,38 persen). Status sebagai pekerjaan utama 54 persen dan sebagai pekerjaan sampingan 46 persen.
Terungkap juga Pendapatan per hari pengemudi hampir sama dengan biaya operasionalnya. Terbanyak rata-rata pendapatan per hari Rp50.000 – Rp100.000 (50,10 persen) dan biaya operasional per hari terbanyak kisaran Rp50.000 – Rp100.000 (44,10 persen).
Sementara itu, terkait dengan persepsi atas kenaikan tarif ojol, banyaknya pesanan yang diterima pengemudi ojol sebelum pemberlakuan tarif baru 5 – 10 kali (46,88 persen) dan sesudah pemberlakuan tarif kurang dari 5 kali (55,65 persen).
Survei dilakukan rentang waktu 13 – 20 September 2022 dengan media survei online. Sampling adalah penduduk Jabodetabek pengguna ojek online dengan metode sampling kurang 5 persen. Wilayah survei Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Sebanyak 2.655 responden masyarakat pengguna ojek online, dan 2.016 responden mitra ojek online.
Atas dasar itu, beberapa masukan dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online_di antaranya mengenai penyesuaian tarif, pengadaan bonus/reward, peningkatan pelayanan, penurunan potongan aplikator, dan penurunan harga BBM. Pengeluaran pengemudi lebih besar daripada penghasilannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Militan Hamas melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel dan warganya pada Sabtu (7/10/2023).
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Jadwal SIM keliling Bantul Selasa 19 Mei 2026 hadir di Kompleks MPP Pemkab Bantul
Dua wartawan Indonesia dilaporkan ditahan Israel saat mengikuti misi bantuan kemanusiaan menuju Gaza bersama relawan Global Sumud Flotilla.