Jadwal MotoGP Mandalika Hari Ini, Practice Mulai Pukul 12.15 WIB
Jadwal MotoGP Mandalika 9 Oktober 2026 dimulai pukul 08.00 WIB. Simak jam FP1, Practice, dan pilihan live streaming.
Ilustrasi. /AntaraFoto- Yusran Uccang
Harianjogja.com, MUNGKID – Dinas Pertanian dan Pangan (Distan Pangan) Kabupaten Magelang mengembangkan padi Inpari Nutrizinc. Padi Nutrizinc ini bermanfaat bagi kesehatan, khususnya dalam mengatasi stunting (kekerdilan) pada anak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Romza Ernawan mengungkapkan, berdasar data di Desa Gandusari, terjadi penurunan kasus stunting yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020 ada 43 kasus stunting di wilayah ini, setelah mengonsumsi beras Inpari Nutrizinc. Pada 2021 turun signifikan 23 kasus, dan tahun 2022 hanya menjadi tiga kasus.
“Artinya, untuk konsumsi beras Nutrizinc ini secara signifikan bisa memberikan solusi untuk anak-anak stunting,” ucap Romza, dikutip dari Jatengprov, Kamis (7/7/2022).
Menurut Romza, Distan Pangan Kabupaten Magelang akan terus mendorong pengembangan padi Nutrizinc ini. Selain untuk mencegah stunting, juga mendukung ketahanan pangan karena kadar zinc pada beras ini cukup tinggi. Rencananya pada 2022 ini, luas tanaman padi Nutrizinc akan ditambah dari alokasi bantuan pengembangan seluas 90 Ha lebih, yang saat ini tengah proses pengadaan.
Romza mengatakan, di wilayah Kecamatan Bandongan sudah dialokasikan lahan seluas 15 Ha untuk pengembangan padi Inpari Nutrizinc.
“Hal itu sebagai upaya Pemkab Magelang dalam penyediaan beras Inpari Nutrizinc sebagai solusi mengatasi stunting,” jelasnya.
Keberhasilan budidaya padi Inpari Nutrizinc di Desa Gandusari ini, berkat kerja sama antara Pemerintah Desa Gandusari dengan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bandongan, Kelompok Tani Wanita (KWT) Permai Tani, dan Kelompok Tani (Poktan) Al Irsyad. Hamparan padi Nutrizinc siap panen di desa tersebut mencapai sembilan hektare dengan pola tanam ramah lingkungan.
Kabid Kesejahteraan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Yuniar menjelaskan, dengan keberhasilan budi daya padi Inpari Nutrizinc ini menjadi angin segar bagi penanganan stunting di Kabupaten Magelang.
Ia mengungkapkan, kasus stunting di Kabupaten Magelang telah mengalami penurunan signifikan yang saat ini telah hanya tersisa 37 persen.
“Itu karena penangan kasus stunting di Kabupaten Magelang, dilakukan secara bersama sama oleh lintas sektor,” ujar Yuniar.
Menurutnya, selain melibatkan semua elemen, Dinkes Kabupaten Magelang juga mendorong penanganan stunting dari sisi kesehatan dan nonkesehatan. Salah satunya dengan program gizi intervensi spesifik yang langsung berhubungan dengan kesehatan, dengan sasaran mulai dari remaja putri, ibu hamil, balita.
“Sedangkan kegiatan di luar kesehatan, seperti pengelolaan air bersih, sanitasi, dan termasuk pangan beras Nutrizinc ini,” ucapnya.
Berdasarkan data deskripsi yang dikeluarkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian tahun 2019, kandungan Zn pada varietas tersebut sebesar 34,51 ppm, sementara varietas lain seperti Ciherang memiliki kandungan 24,06 ppm. Selain bermanfaat untuk kesehatan, padi Inpari Nutrizinc juga memiliki hasil panen lebih tinggi daripada hasil padi unggul inbrida, serta lebih tahan terhadap tungro atau serangan hama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal MotoGP Mandalika 9 Oktober 2026 dimulai pukul 08.00 WIB. Simak jam FP1, Practice, dan pilihan live streaming.
Veda Ega Pratama finis ke-10 di FP1 Moto3 Mandalika 2026. Ia membidik posisi 14 besar pada Practice demi lolos langsung ke Q2.
Sulit tidur setiap malam? Kenali 9 cara mengatasi insomnia tanpa obat dan kapan CBT-I diperlukan untuk menangani gangguan tidur kronis.
Apple menggelar acara Welcome Home pada 13 Oktober 2026. Simak bocoran HomePad, Apple TV 4K, HomePod mini 2, dan perangkat LG.
Tiga pemimpin perempuan Indonesia masuk Fortune Most Powerful Women Asia 2026. Maya Watono di posisi 83, Sandra Sunanto 86, dan Irawati Setiady 94.
Harga emas Antam di Pegadaian turun jadi Rp2,604 juta per gram pada 8 Oktober 2026. Harga buyback juga melemah di level Rp2,333 juta.