Advertisement
Cuci Tangan Pakai Alkohol Terbukti Bunuh Omicron dalam 15 Detik
Tangkapan layar- Ilustrasi Virus Corona varian Omicron. JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Apakah cuci tangan masih bermanfaat di tengah serangan Covid-19 varian Omicron?
Pertanyaan di atas adalah pertanyaan sejuta umat, apalagi dengan munculnya penelitian yang menyatakan bahwa varian Omicron dapat bertahan lebih lama di permukaan benda dibandingkan dengan varian lainnya, bahkan hingga mencapai 193,5 jam di plastik.
Advertisement
Edukator Covid-19 dokter Adam Prabata di akun @adamprabata, Senin (7/3/2022), menyebut penelitian yang dilakukan Hirose tahun 2022, CDC, WHO, menemukan bahwa cuci tangan dengan alkohol dapat membunuh varian Omicron dalam waktu 15 detik, baik di permukaan benda, maupun di kulit manusia.
Berdasarkan penelitian tersebut, konsentrasi alkohol yang digunakan adalah 40 persen pada penelitian in vitro (di permukaan benda) dan ex vivo (di kulit).
Namun konsentrasi alkohol yang dianjurkan adalah tetap dalam rentang 60%-80%.
Alkohol yang digunakan pada penelitian ini adalah ethanol, yang memang sehari-hari digunakan pada hand sanitizer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menteri HAM: Menolak Program MBG Bertentangan dengan HAM
- Bandar Narkoba Koko Erwin Jadi Tersangka Suap ke Eks Kapolres Bima
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- PLN Salurkan Bingkisan Ramadan untuk 50 Ojol di Jogja
- Ahli Administrasi Negara Dihadirkan di Sidang Korupsi Hibah Sleman
- Tak Hanya untuk Pencernaan, Serat Bantu Atur Nafsu Makan
- Bantul Siapkan Skema untuk Warga Kurang Mampu Jadi Anggota KDMP
- DPRD Kulonprogo Minta BPJS PBI Dinonaktifkan Tetap Terlayani
- Guru SLB di Jogja Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan Siswi Difabel
- Jateng Optimistis Produksi Padi Naik pada Awal 2026
Advertisement
Advertisement








