Advertisement

Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Menjadi Presidensi G20

Newswire
Kamis, 18 November 2021 - 15:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Menjadi Presidensi G20 Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10 - 2020) / Youtube Setpres

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjadi Presidensi G20.

Menurutnya, Indonesia menjadi satu-satunya negara berkembang yang diberikan kepercayaan untuk meneruskan tongkat estafet presidensi G20.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

G20 sendiri merupakan forum kerja sama global yang melibatkan 19 negara besar dan Uni Eropa (EU). Indonesia menerima Presidensi G20 dari Italia pada akhir Oktober lalu.

"Kita juga patut bersyukur bahwa Indonesia dipercaya sebagai keketuaan Presidensi G20. Kita menjadi negara berkembang pertama yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan besar ini," kata Jokowi dalam acara Milad ke-109 Muhammadiyah yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/11/2021).

Jokowi menganggap bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia tersebut membuktikan kalau Indonesia juga mampu dan bisa memegang Presidensi G20.

Baca juga: Anies dan Ridwan Kamil Berbalas Pantun, Netizen: Pilpres 2024! 

Kepercayaan tersebut dikatakan Jokowi akan dioptimalkan secara penuh untuk digunakan Indonesia berkontribusi bagi kemakmuran dunia yang lebih merata, lebih adil dan lebih inklusif bagi dunia.

"Bagi dunia yang lebih tangguh terhadap krisis serta bagi dunia yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan kalau Indonesia harus terus menerus berkontribusi bagi dunia yang lebih damai dan toleran. Indonesia yang menjadi negara muslim terbesar di dunia serta memegang nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika dianggapnya pasti bisa menjadi rujukan dunia.

"Islam yang berkemajuan dan Islam yang wasathiyah yang diperjuangkan Muhammadiyah. Bukan hanya penting bagi Indonesia tetapi juga relevan bagi dunia."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Lebih Parah daripada Jalan Godean, Jalur Menuju Objek Wisata di Dlingo Rusak Parah

Bantul
| Kamis, 02 Februari 2023, 18:27 WIB

Advertisement

alt

3 Tempat Dingin di Sleman, Cocok Buat Healing

Wisata
| Kamis, 02 Februari 2023, 12:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement