Advertisement
Polisi di Lombok Timur Tewas Ditembak Polisi
Ilustrasi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Polres Lombok Timur mengakui anggotanya, Briptu Hairul Tamimi, anggota Staf Humas Polres Lombok Timur, ditembak dua kali di bagian jantung hingga tewas oleh Bripka M. Nasir.
Kapolres Lombok Timur, AKBP Herman Suryono mengatakan Bripka M. Nasir sudah ditangkap dan menjadi tersangka tunggal dalam penembakan tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: Tak Hanya Pesawat, Kebijakan Wajib PCR Bakal Berlaku untuk Semua Moda
Herman mengatakan penyidik masih menyelidiki alasan tersangka Bripka M. Nasir menembak rekan kerjanya Briptu Hairul Tamimi pada Senin 25 Oktober 2021 sekitar pukul 15.30 WITA di BTN Griya Pesona Madani Kelurahan Denggen, Selong, Kabupaten Selong Lombok Timur.
"Kami sedang memeriksa pelaku untuk mendalami motifnya dan memintai keterangan saksi-saksi," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (25/10/2021).
Menurutnya, tim penyidik Polres Lombok Timur menemukan dua buah selongsong peluru organik sabhara jenis v2 dan menyita sejumlah ponsel milik pelaku dan korban.
"Kami juga menyita satu unit kendaraan dinas yang digunakan oleh pelaku dalam menjalankan aksinya itu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BRIN Jelaskan Penyebab Sinkhole Marak di Indonesia
- OKI Kecam Penyerbuan Masjid Al Aqsa oleh Pejabat Israel
- Prancis Tegaskan Greenland Bukan Milik AS di Tengah Klaim Trump
- Akun Instagram Laras Faizati Dimusnahkan, iPhone 16 Disita Pengadilan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
Advertisement
42 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Gunungkidul Ditanami Padi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Banjir Bandang di Pulau Siau Sulawesi Utara Berdampak pada 1.377 Warga
- Dua Amunisi Baru Asal Spanyol Perkuat Persik Kediri
- Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Pucangsawit Solo
- Mahfud: Rekrutmen Polisi Tanpa Titipan Mulai Diberlakukan
- Arus Kendaraan di Jalan Tol Meningkat Jelang Libur Isra Mikraj
- Kasus Pelanggaran Hak Anak Naik, KPAI Ungkap Temuan Baru
- Lima Fakta Penting Stunting dan Tantangan Penanganannya
Advertisement
Advertisement




