Harta Bertambah selama Pandemi, Ini Kekayaan Anies, Ganjar, dan Ridwan Kamil

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan paparan dalam acara pelepasan tim Jelajah Investasi Jabar Jateng 2021, Selasa (31/8 - 2021). Acara ini diselenggarakan oleh Bisnis Indonesia untuk memetakan potensi investasi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. / Foto: Istimewa
09 September 2021 22:57 WIB Akbar Evandio News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kenaikan harta sejumlah pejabat pada masa pandemi Covid-19 tengah menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut 70,3 persen harta pejabat bertambah.

Bisnis-jaringan Harianjogja.com pun memantau beberapa harta kekayaan dari gubernur yang eksis dikenal masyarakat, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK pada 2019—2020, Anies diketahui menyetorkan LHKPN terakhir pada 31 Maret 2021 untuk pelaporan periodik 2020.

Anies diketahui memiliki tanah dan bangunan senilai Rp13.347.402.000 dan alat transportasi dan mesin senilai Rp 648.000.000.

Kemudian, harta bergerak lainnya sebesar Rp1.061.448.595, surat berharga Rp 56.286.000, kas dan setara kas Rp 2.017.298.105, harta lainnya Rp 631.426.947, dan utang Rp 6.846.311.385, sehingga total harta kekayaannya pada 2020 mencapai Rp10.915.550.262

Namun, saat dibandingkan dengan LHKPN tahun sebelumnya, yaitu periodik 2019, harta Anies mengalami penurunan. Pertama, tanah dan bangunan senilai Rp13.078.490.000 dan alat transportasi dan mesin senilai Rp648.000.000.

Sementara itu, untuk harta bergerak lainnya Rp 1.039.700.805, surat berharga Rp59.650.535, kas dan setara Kas Rp1.177.292.25, harta lainnya Rp 592.311.064, dan utang Rp5.523.276.663 sehingga total kekayaan dari Gubernur DKI Jakarta tersebut pada 2019 mencapai Rp11.064.167.991

Dari perbandingan di atas, harta Anies Baswedan mengalami penurunan Rp148.617.729, yaitu dari Rp 11.064.167.991 menjadi Rp 10.915.550.262. Dilihat instrumen harta kekayaan di atas penurunan harta Anies terkait surat berharga dan bertambahnya utang.

Ganjar Pranowo

Beralih ke total harta kekayaan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dari tahun 2019-2020 yang terlihat meningkat pada 2020, dari yang sebelumnya pada 2019 Rp9.974.102.309 naik menjadi Rp10.525.241.063.

Dengan demikian, total kekayaan Ganjar pada 2020 naik Rp551.138.754 dibanding tahun sebelumnya.

Adapun, harta berupa tanah dan bangunan milik Ganjar Pranowo meningkat dari 2019 sebesar Rp 1.197.000.000. Sedangkan, pada tahun 2020 meningkat menjadi Rp2.585.531.000, maka ada peningkatan sebesar 1.388.531.000.

Peningkatan harta berupa tanah dan bangunan ini karena ada naiknya harga beberapa tanah dan bangunan milik Ganjar.

Selain itu, ada tambahan dua bangunan dalam harta kekayaan 2020 Ganjar Pranowo yang berada di Sleman. Masing-masing luasnya 34 meter persegi senilai Rp500.000.000. Keduanya dilaporkan sebagai harta dari hasil sendiri.

Kenaikan selanjutnya ada pada harta lainnya yang dilaporkan pada 2019 sub totalnya Rp. 9.974.102.309 kemudian pada 2020 dilaporkan sebesar Rp. 10.525.241.063.

Selain itu ada peningkatan pada harta bergerak lainnya milik Ganjar yang pada 2019 dilaporkan sebesar Rp. 415.861.750. Kemudian meningkat menjadi Rp. 732.861.750 pada 2020.

Namun, harta berupa alat transportasi dan mesin milik Ganjar Pranowo turun pada 2020. Dimana laporan 2019 totalnya Rp. 1.359.000.000, lalu pada 2020 turun menjadi Rp. 1.042.000.000.

Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut mengalami penambahan harta sebanyak Rp6,6 miliar yang berasal dari kenaikan harga tanah yang dimilikinya dalam kurun waktu 2019-2020.

Pada 2019, 13 tanah dan bangunan milik Kang Emil dihargai Rp13.459.192.000. Angka tersebut kemudian naik pesat ke harga Rp18.449.622.015 pada 2020.

Maka, ada kenaikan jumlah harta sebanyak 4.990.430.015 atau 37,08 persen dari tanah atau bangunannya.

Pada 2019 kas dan setara kas yang dimilikinya sebanyak Rp3.080.625.342, angka itu bertambah hingga mencapai Rp4.117.115.214 atau kenaikan sebanyak kurang lebih Rp1 miliar.

Tidak ada perubahan harga yang signifikan dari alat transportasi dan mesin yang dimiliki pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

Tercatat Kang Emil memiliki motor Yamaha Mio seharga Rp 4,7 juta, mobil Hyundai Santafe Rp 400 juta, Motor Royal Enfield Classic 500 Rp 82,9 juta, motor Honda Beat Matic Rp 9,9 juta dan motor Kawasaki W175 Rp 32,7 juta.

Sumber : Bisnis.com