Target Pendanaan Iklim 45 Persen Dihapus, Transisi Hijau Terancam
Bank Dunia menghapus target pembiayaan iklim 45 persen setelah tekanan AS. Negara berkembang khawatir pendanaan transisi hijau dan adaptasi iklim melemah.
Petani melakukan penyemprotan pestisida organik pada tanaman padi di areal persawahan Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Senin (7/9/2020). Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tenggara mencatat telah menyerap sebanyak 17.600 ton beras petani dari target 20 ribu ton serapan beras di tahun 2020/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pasokan beras pada tahun ini diyakini bakal tetap aman meski curah hujan di sentra produksi cenderung tinggi dan memperbesar peluang terjadinya bencana hidrologi yang memengaruhi penanaman. La Nina yang dihadapi Indonesia tahun ini justru berpengaruh positif pada volume produksi.
Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa menjelaskan bahwa banjir yang melanda berbagai daerah tidak akan berpengaruh signifikan terhadap total produksi sepanjang tahun. Intensitas hujan yang berada di atas normal akibat La Nina bisa juga memengaruhi penanaman padi pada musim kemarau.
“Dalam 20 tahun terakhir setiap La Nina produksi beras kita bagus. Jadi, meskipun ada lahan yang terendam banjir, produksi tetap lebih bagus. Ada peluang penanaman pada kemarau hasilnya cukup besar karena curah hujan memadai,” kata Dwi saat dihubungi, Jumat (19/2/2021).
Oleh karena itu, Dwi pun memperkirakan Indonesia tidak perlu khawatir akan pasokan beras di dalam negeri. Opsi impor bisa dikesampingkan untuk sementara meskipun stok beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog berada di bawah 1 juta ton.
Sebaliknya, Dwi mengingatkan agar Bulog dapat mengoptimalisasi penyerapan pada puncak masa panen yang dimulai pada Maret. Terlebih dengan anomali harga gabah kering panen (GKP) yang justru terus memperlihatkan penurunan sejak September 2020.
“Normalnya harga gabah naik sejak September karena kondisi produksi lebih rendah dari tingkat konsumsi bulanan. Namun, terjadi anomali dan terus turun sampai Desember meski mulai naik tipis pada Januari,” lanjutnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa harga rata-rata GKP terus turun dari Rp4.891 per kilogram (kg) pada September menjadi Rp4.776 per kg pada Desember 2020. Harga GKP lantas mulai naik pada Januari 2021 menjadi Rp4.921 per kg, tetapi Dwi memperingatkan potensi harga yang makin tertekan bisa tetap terjadi akibat puncak panen dan mutu gabah yang turun karena curah hujan tinggi.
“Bulog harus siap-siap betul menyerap gabah karena ada kekhawatiran harga yang makin tertekan jelang puncak panen dan adanya penurunan mutu. Saat Maret—April penyerapan harus dioptimalisasi agar harga di petani tetap terjaga,” kata Dwi.
Anomali harga gabah sendiri diduga terjadi lantaran ketersediaan beras di masyarakat cukup memadai seiring disalurkannya bantuan sosial beras. Kondisi ini membuat banyak pedagang beras menahan pembelian stok dari petani maupun penggilingan.
Ketika dihubungi secara terpisah, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaluddin Iqbal mengatakan bahwa Bulog telah mempersiapkan diri untuk menyerap beras jelang puncak panen. Per 11 Februari, realisasi pengadaan beras oleh perusahaan mencapai 20.532 ton dengan target total tahun ini sebesar 1,4 juta ton.
“Kami bahkan sudah mulai menyerap di sejumlah daerah yang panen. Sarana prasarana untuk menyerap pun sudah disiapkan. Untuk puncak panen biasanya kami menyerap 60 sampai 70 persen dari target tahunan pada saat puncak panen musim rendeng,” kata Iqbal.
Dia pun memastikan bahwa Bulog akan menyerap gabah maupun beras dengan mengacu pada harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan. Dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24/2020 tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah untuk Gabah atau beras, HPP untuk GKP tingkat petani adalah Rp4.200 per kg, GKG tingkat gudang Bulog Rp5.300 per kg, dan beras di gudang Bulog Rp8.300 per kg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Jadwal SIM Sleman 14 September 2026 tersedia di MPP dan Satpas. Simak lokasi, jam pelayanan, syarat, serta layanan SIM keliling.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 14 September 2026 tersedia mulai pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.
Jadwal DAMRI Bandara YIA 14 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan dengan tarif promo Rp50.000 hingga September 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 14 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.