Advertisement

Cuma Gara-Gara 1 Kasus Covid-19, 2 Juta Warga Perth Diisolasi

Newswire
Rabu, 03 Februari 2021 - 15:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Cuma Gara-Gara 1 Kasus Covid-19, 2 Juta Warga Perth Diisolasi Swan River di Perth Australia - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Sekitar dua juta warga Australia memulai hari pertama mereka dari penguncian virus Corona yang ketat pada hari Senin lalu (1/2/2021) setelah penemuan satu kasus di masyarakat setempat di Perth, ibu kota negara bagian Australia Barat.

Isolasi ini tetap dilakukan meskipun tidak ada penemuan kasus baru hingga hari ini

Pihak berwenang memerintahkan penguncian selama lima hari di Perth setelah seorang penjaga keamanan di sebuah hotel yang digunakan untuk mengkarantina orang-orang yang kembali dari luar negeri ditemukan tertular virus.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Pemerintah negara bagian mengatakan 66 orang melakukan kontak dekat dari penjaga yang tidak dikenal itu dan tidak ada dari mereka yang telah diuji terinfeksi.

"Total 13 kontak dekat sekarang telah dinyatakan negatif dan dari 11 kontak berisiko tinggi itu telah dipindahkan ke karantina hotel sebagai tindakan pencegahan," kata pemimpin negara bagian Australia Barat Mark McGowan kepada wartawan di Perth.

Tes pada kontak dekat lainnya diharapkan akan selesai pada hari Senin, kata McGowan. Australia telah berhasil menahan sebagian besar epidemi Covid-19 - membatasi kasus hingga hampir 29.000 dan kematian hingga 909 - dengan jenis tindakan tegas yang terlihat di Perth, dan kontrol perbatasan yang ketat.

Kampanye vaksin akan dimulai bulan ini, yang menurut Perdana Menteri Scott Morrison akan menelan biaya setidaknya A$6,3 miliar atau Rp67,2 triliun.

Australia telah berjanji untuk membelanjakan A$4,4 miliar atau Rp46,9 triliun. Tetapi Morrison mengatakan pemerintahnya telah menyisihkan A$1,9 miliar atau sekitar Rp20,2 triliun lagi untuk membayar peluncuran vaksin Covid-19.

"Strategi ini didukung oleh alokasi awal sekitar A$1,9 miliar atau sekitar Rp20,2 triliun dalam dukungan baru untuk peluncuran vaksin. Ini di atas lebih dari A$4,4 miliar atau Rp46,9 triliun yang dialokasikan untuk pembelian vaksin," kata Morrison dalam pidatonya di Canberra.

Advertisement

Mengklasifikasikan program inokulasi sebagai prioritas pertama, Morrison mengatakan ekonomi sekarang harus mulai melepaskan diri dari pengeluaran pemerintah.

Australia telah menjanjikan lebih dari A$250 miliar atau sekitar Rp2.665 triliun dalam bentuk stimulus, yang sudah mulai berkurang. Tetapi Morrison mengatakan ada batasan untuk dukungan yang bisa diberikan pemerintah.

"Kami tidak menjalankan anggaran cek kosong," kata Morrison.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Kunjungi Jogja, Bank Pangan Indonesia: Nilai Makanan Mubazir Indonesia Capai Rp350 Triliun

Jogja
| Kamis, 06 Oktober 2022, 20:17 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement