Advertisement

DPR Ingatkan Pemerintah Serius Antisipasi Ancaman Varian Baru Virus Corona

Newswire
Minggu, 27 Desember 2020 - 20:17 WIB
Nina Atmasari
DPR Ingatkan Pemerintah Serius Antisipasi Ancaman Varian Baru Virus Corona Sel virus Corona - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - DPR RI meminta Pemerintah untuk mewaspadai ancaman varian baru virus Corona yang dikabarkan berkembang luar di Inggris dan sudah memasuki negara tetangga yaitu Singapura.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta agar pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya dan lebih siap untuk mengantisipasi ancaman varian baru virus Corona.

"Pemerintah jangan sampai mengulangi kesalahan dengan menganggap remeh varian baru ini yang berdampak pada lambatnya antisipasi. Menurut para ahli, mutasi baru itu lebih mudah menular dan lebih berat efek klinisnya, bahkan dapat mempengaruhi efektivitas vaksinasi," kata Netty dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (27/12/2020).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Baca juga: Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Rumah Sakit, 14 Orang Diamankan Polisi

Menurut Netty, pemerintah harus segera menutup akses masuk dari Malaysia dan Singapura, serta memperpanjang penutupan akses bagi warga negara asing (WNA) dari Inggris yang sudah dilakukan sebelumnya.

Netty mengatakan penutupan akses masuk juga harus dilakukan terhadap negara lainnya yang sudah mengonfirmasi adanya varian baru Corona seperti Irlandia, Italia, Denmark, Israel, Belanda, dan Australia.

Langkah tersebut disarankan Netty mengingat saat ini Indonesia masih berkutat dengan gelombang pertama pandemi Covid-19.

Tindakan preventif, menurut dia, juga harus diambil pemerintah dengan melakukan pemeriksaan secara ketat di pintu-pintu masuk imigrasi Indonesia seperti di bandara, pelabuhan dan pintu-pintu perbatasan.

"Setiap orang yang masuk harus menunjukkan hasil negatif tes menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes usap (swab test) di negara asal yang berlaku maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan," ujarnya.

Dia mengatakan pemerintah juga harus melakukan sosialisasi bahaya mutasi virus Corona itu kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai kelompok rentan.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ratusan Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Terima Beasiswa Pendamping PKH

Sleman
| Minggu, 25 September 2022, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement