Advertisement

Kemenkeu Ajak Kementerian Lain Serius Tangani Perokok Anak

Maria Elena
Kamis, 24 Desember 2020 - 04:47 WIB
Budi Cahyana
Kemenkeu Ajak Kementerian Lain Serius Tangani Perokok Anak Ilustrasi - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nirwala Dwi Haryanto menyebut koordinasi dan sinergi yang kuat antar kementerian sangat dibutuhkan untuk menekan jumlah perokok anak.

Dia menyampaikan peningkatan cukai hasil tembakau yang pada tahun ini sebesar 12,5 persen merupakan salah satu cara dari upaya untuk menekan prevalensi perokok anak.

"Makanya perlu melakukan kebijkan yang sifatnya komprehensif antarkementerian, untuk perokok anak berarti bicara pengendalian konsumsi," katanya, Rabu (23/12/2020).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Nirwala menjelaskan, dalam menurunkan prevalensi perokok anak, maka unsur pendidikan dan kesehatan juga berperan penting. Misalnya, peran Kementerian Kesehatan dalam salah satu programnya, program masyarakat sehat yang selama ini sudah dijalankanperlu, perlu terus ditingkatkan.

Selain itu, Nirwala mengatakan salah satu yang juga menjadi upaya menekan prevalensi perokok anak, pada bungkus rokok telah dicantumkan larangan pemberian atau penjualan kepada perokok di bawah 18 tahun. Karena itu, peran sektor perdagangan juga menjadi penting.

Sehingga, dia menambahkan, hal ini menjadi masalah bersama yang harus menjadi perhatian antarkementerian, tidak hanya Kemenkeu.

"Kemenkeu punya cangkulnya, yaitu berupa fiskal, cukai, itu yang harus kita bangun. Kemenkes punya apa? Kemendikbud punya apa? ini yang harus kita bangun," tuturnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ratusan Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Terima Beasiswa Pendamping PKH

Sleman
| Minggu, 25 September 2022, 23:37 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement