Polisi Diserang Kelompok Pendukung Rizieq Shihab, 6 Orang Tewas

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menunjuk Inspektur Jenderal Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya pada Senin (16/11/2020), menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @humaspoldajatim
07 Desember 2020 13:17 WIB Fitri Sartina Dewi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan penyerangan anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas, Senin (7/12/2020) pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kilometer 50.

"Telah terjadi penyerangan terhadap anggota polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait dengan rencana pemeriksaan MRS yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB," kata Fadil dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya yang ditayangkan oleh Kompas TV, Senin (7/12/2020).

Dia mengungkapkan penyerangan berawal dari informasi bahwa akan terjadi pengerahan massa pada saat Muhammad Rizieq Shihab (MRS) alias Habib Rizieq akan diperiksa di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Tanggapi Menteri Korupsi, Pengamat: Hukuman Tak Berfungsi

Menurutnya, informasi pengerahan massa itu beredar dari berbagai sumber termasuk berita melalui WA group bahwa akan ada pengerahan kelompok massa untuk mengawal pemeriksaan MRS di Polda Metro Jaya.

"Berkaitan hal tersebut kami Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut dan ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yang diduga adalah pengikut MRS, kendaraan petugas dipepet, lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam," ujarnya.

Anggota Polri yang terancam keselamatan jiwanya karena diserang, kemudian melakukan tindakan tegas terukur.

"Sehingga terhadap kelompok yang diduga pengikut MRS, yang berjumlah 10 orang, meninggal dunia sebanyak enam orang," jelasnya.

Baca juga: Viral Cuitan Tak Gentar Disodori Rp17 Miliar, Imam Darto Minta Maaf

Adapun, untuk kerugian yang dialami petugas adalah sebuah kendaraan yang rusak akibat dipepet dan luka akibat penyerangan kelompok tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya juga mengimbau Rizieq untuk memenuhi panggilan dan proses hukum. Menurutnya, apabila Rizieg tidak memenuhi pemanggilan, maka tim penyidik akan melakukan langkah-langkah selanjutnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Seperti diketahui, pada hari ini, Senin (7/12/2020) pimpinan Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab seharusnya memenuhi panggilan dari Polda Metro Jaya terkait kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan beberapa waktu yang lalu. Adapun, pada panggilan sebelumnya, Rizieq Shihab mangkir dari panggilan kepolisian.

Sumber : bisnis.com