Advertisement
DS Modest Jogja Tumbuh Kuat di Industri Modest Fashion
Owner DS Modest Annisa Herdyana.ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Perkembangan industri modest fashion di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir semakin pesat. Di tengah ketatnya persaingan antara label nasional maupun global, brand asal Yogyakarta, DS Modest, mampu menunjukkan eksistensinya sebagai merek lokal yang konsisten menghadirkan karya dengan karakter kuat.
Label fashion ini berada di bawah naungan Margaria Group dan dikenal luas melalui berbagai koleksi busana muslim yang menonjolkan kenyamanan sekaligus keanggunan. Perjalanan DS Modest sendiri tidak hanya dibangun dari sisi bisnis, tetapi juga dari nilai keluarga yang menjadi fondasi utama berdirinya brand tersebut.
Advertisement
DS Modest didirikan oleh Dyah Suminar yang sejak awal memiliki visi menghadirkan busana muslim yang elegan dan relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini. Dari usaha yang berawal dari kecintaan terhadap dunia fashion, brand ini perlahan berkembang menjadi salah satu label modest fashion yang cukup dikenal di Yogyakarta.
Kini tongkat estafet pengelolaan brand tersebut mulai dilanjutkan oleh generasi kedua, Annisa Herdyana. Ia berupaya menjaga nilai-nilai yang dibangun sang ibu sekaligus membawa pendekatan baru agar brand tetap relevan dengan perkembangan zaman.
BACA JUGA
Menurut Annisa, DS Modest memiliki makna lebih dari sekadar bisnis. Ia melihat brand tersebut sebagai warisan yang membawa pesan pemberdayaan perempuan.
“Sejak kecil saya melihat langsung bagaimana ibu membangun brand ini dengan penuh ketekunan. Bagi beliau, ini bukan hanya soal produk, tetapi juga tentang memberikan sesuatu yang bermakna bagi perempuan,” ujar Annisa.
Cerita perjalanan DS Modest tersebut juga sempat dibagikan dalam podcast Cerita Bersama Brand Lokal yang tayang di kanal YouTube JNE_ID.
Hadirkan Koleksi Lebaran Bertema “Little Garden”
Menjelang Idulfitri 2026, DS Modest kembali memperkenalkan koleksi terbaru bertema “Blooming Eid with Little Garden.” Koleksi ini dirancang untuk menghadirkan nuansa hangat kebersamaan keluarga saat hari raya.
Inspirasi desainnya diambil dari gambaran taman kecil di halaman rumah sederhana yang dirawat dengan penuh cinta. Filosofi tersebut kemudian diterjemahkan dalam bentuk desain busana dengan bahan yang ringan, potongan flowy, serta material yang breathable agar tetap nyaman dikenakan sepanjang hari.
Annisa menjelaskan setiap koleksi DS Modest dirancang dengan mempertimbangkan aktivitas perempuan modern yang dinamis.
“Kami ingin perempuan tetap merasa nyaman, percaya diri, dan bebas mengekspresikan dirinya saat mengenakan koleksi DS Modest,” katanya.
Bangun Komunitas Perempuan
Selain menghadirkan produk fashion, DS Modest juga dikenal aktif membangun komunitas perempuan. Beragam kegiatan seperti gathering, workshop, hingga diskusi inspiratif rutin diadakan untuk mempertemukan perempuan dari berbagai latar belakang.
Menurut Annisa, komunitas menjadi elemen penting dalam perjalanan brand.
“Kami ingin DS Modest tidak hanya dikenal sebagai brand fashion, tetapi juga menjadi ruang bagi perempuan untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, dan berkembang bersama,” ujarnya.
Perkuat Kanal Digital
Perkembangan e-commerce juga turut mendorong DS Modest memperluas jangkauan pasar melalui kanal digital. Peningkatan tren belanja online membuat brand ini semakin dekat dengan pelanggan di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam mendukung distribusi produk, DS Modest menjalin kerja sama logistik dengan JNE Express agar pengiriman kepada pelanggan dapat berlangsung cepat dan aman.
“Pertumbuhan online shopping membuat kami bisa menjangkau pelanggan dari banyak kota. Dukungan layanan logistik yang andal tentu sangat membantu perkembangan brand,” jelas Annisa.
Di tengah persaingan industri modest fashion yang semakin kompetitif, Annisa menegaskan DS Modest akan terus mempertahankan identitasnya sebagai brand yang lahir dari Yogyakarta.
Menurutnya, kekuatan sebuah brand tidak hanya terletak pada desain produk, tetapi juga pada cerita, nilai, dan komunitas yang tumbuh bersamanya.
“DS Modest adalah perjalanan panjang yang dimulai oleh ibu, dan sekarang menjadi tanggung jawab kami untuk terus mengembangkannya. Harapannya brand ini bisa terus menginspirasi perempuan untuk berani berkarya,” tuturnya.
Dengan perpaduan antara warisan nilai keluarga, inovasi desain, serta dukungan ekosistem digital, DS Modest menunjukkan bahwa brand lokal memiliki peluang besar untuk terus berkembang di industri fashion nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
Advertisement
Polisi Tangkap Rombongan Pelajar Ugal-ugalan di Jalan Palagan Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca DIY Senin 16 Maret 2026 Didominasi Hujan Ringan
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
- Arus Mudik 2026: Tol Trans Sumatera Siap Layani 7,85 Juta Kendaraan
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Prambanan Resmi Dibuka Fungsional
- Jadwal Bus KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini
- Pertamina Tambah 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Jelang Lebaran
- Hasil Liga Italia: Lazio Tekuk AC Milan 1-0 Lewat Gol Tunggal Isaksen
Advertisement
Advertisement








