Advertisement
Kebutuhan Bawang Putih Indonesia 500.000 Ton, Produksinya Nasional Hanya 88.000 Ton
Direktur Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian Sukarman bersama Wakil Bupati Batang Suyono melakukan panen bawang putih di Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Batang, Sabtu (22/8 - 2020).
Advertisement
Harianjogja.com, BATANG - Direktur Perbenihan Holtikultura Kementan Sukarman menyebutkan Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan pada 2024 Indonesia mampu swasembada bawang putih.
"Program perluasan lahan maupun produksi bawang putih lokal terus digenjot untuk mengurangi ketergantungan impor," katanya di Batang, Jawa Tengah, Sabtu (22/8/2020).
Advertisement
Menurut dia, kebutuhan bawang putih di Indonesia sebanyak 500 ribu ton tetapi hasil produksinya secara nasional hanya 88 ribu ton.
Baca juga: KKP Tangkap 2 Kapal Nelayan Vietnam di Laut Natuna Utara
"Jadi sangat kekurangan sekali. Untuk itu kita genjot dengan program perluasan areal tanam maupun membantu petani mau menanam bawang putih," katanya.
Sukarman mengatakan pada 2019, luas lahan tanam bawang putih nasional masih 12 ribu hektare dan ditargetkan 2020 hasil produksinya bisa digenjot sebanyak 102 ribu ton.
Adapun, kata dia, untuk memenuhi kebutuhan bawang putih dalam negeri atau swasembada, Indonesia masih harus membutuhkan areal tanam seluas 70 ribu hektare sehingga kekurangannya akan terus dikejar hingga lima kali lipat dari yang sekarang.
Baca juga: Ilmuwan Prediksi Gelombang Kedua Covid-19 di Eropa Lebih Lunak
Ia mengatakan secara bertahap perluasan lahan yang dibutuhkan akan terus ditambah, terbaru tidak hanya memaksimalkan sentra bawang putih di Jawa Tengah, seperti, Brebes, Temanggung, Magelang, Batang, Tegal, Karanganyar, Wonoaobo dan Semarang tetapi juga di wilayah Sumatera.
"Empat tahun ke depan sudah harus bisa dinaikkan untuk mencapai target swasembada bawang putih. Oleh karena, produksi benih dari hasil panen hari ini (di Batang) juga untuk kebutuhan tanam berikutnya," katanya.
Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan lahan di wilayah Batang, khususnya di Desa Pranten, Kecamatan Bawang sangat cocok untuk pengembangan tanaman bawang putih.
"Target awal untuk satu hektare lahan sebanyak tujuh ton. Akan tetapi hasil panen bawang putih pada hari ini (Sabtu) melebihi target yaitu lahan satu hektare bisa menghasilkan 17 ton bawang putih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Seorang Remaja Hanyut di Sungai Progo, Pencarian Masih Berlangsung
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- 95 Pelanggaran TKA SD-SMP Terungkap, Mayoritas Dilakukan Pengawas
- Kasus Daycare Jogja, Pemerintah Bentuk Gugus Tugas Perlindungan Anak
- Pemerintah Terbitkan Permenaker 7/2026 Tentang Outsourcing, Ini Isinya
- Kolaborasi IDM-BTN Dorong Pariwisata Budaya Kelas Dunia
- 584 Siswa dan Guru di Klaten Diduga Keracunan MBG
- MayDay 2026, Bupati Sleman Gelar Dialog dengan Serikat Buruh
- Fakta Baru! Sopir Taksi Listrik Baru 3 Hari Kerja Saat Kecelakaan
Advertisement
Advertisement







