Advertisement

Hari Buruh, Prabowo Janjikan Kredit Murah dan Rumah Pekerja

Newswire
Jum'at, 01 Mei 2026 - 11:17 WIB
Jumali
Hari Buruh, Prabowo Janjikan Kredit Murah dan Rumah Pekerja Presiden Prabowo Subianto - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga maksimal 5 persen per tahun serta program kepemilikan rumah untuk buruh guna meringankan beban ekonomi masyarakat kecil.

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik RI sebentar lagi kita akan kucurkan KUR maksimal 5 persen satu tahun,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat.

Advertisement

Prabowo menilai kebijakan ini diperlukan karena selama ini masyarakat kecil kerap terbebani bunga pinjaman yang sangat tinggi. Ia menyebut kondisi tersebut membuat penghasilan rakyat habis hanya untuk membayar bunga.

“Selama ini rakyat kecil kalau pinjam uang, bunganya luar biasa gilanya. Orang kecil, pinjam uang, bunganya bisa 70 persen setahun,” ujarnya.

Selain KUR, pemerintah juga menyiapkan program kepemilikan rumah bagi buruh. Skema ini dirancang agar biaya kontrak rumah yang selama ini dibayar bulanan dapat dialihkan menjadi cicilan kepemilikan rumah.

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah akan mengatur skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor panjang agar lebih ringan bagi pekerja.

“Tadi saya mengatakan penghasilan kalian 30 persen untuk kontrak, nanti kita akan yakinkan saudara nanti akan miliki rumah tersebut. Jadi yang tadi 30 persen untuk kontrak, kita kurangi, itu adalah untuk kau cicil rumahmu sendiri,” kata Presiden.

Ia menambahkan, masa cicilan dapat disesuaikan mulai dari 20 hingga 40 tahun agar tidak membebani penghasilan buruh. Menurutnya, skema ini dinilai realistis karena buruh, petani, dan nelayan merupakan kelompok yang memiliki penghasilan tetap dan menetap di satu wilayah.

Acara peringatan Hari Buruh Internasional tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh serikat pekerja, di antaranya Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Ketua Umum KSPI Said Iqbal.

Sejumlah pejabat negara juga tampak hadir mendampingi Presiden, seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari, serta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkab Bantul Ultimatum SPPG Trimurti Perbaiki IPAL 10 Hari

Pemkab Bantul Ultimatum SPPG Trimurti Perbaiki IPAL 10 Hari

Bantul
| Jum'at, 01 Mei 2026, 11:27 WIB

Advertisement

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan

Wisata
| Kamis, 30 April 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement