Setelah Berlakukan Lockdown, Wali Kota Meksiko Ditembak Mati Geng Kriminal

Ilustrasi penembakan - Ist/Antara
09 April 2020 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MEKSIKO - Geng kriminal di Meksiko menembak mati seorang Wali Kota di wilayah itu. Penembakan dilakukan setelah sang Wali Kota menerapkan penguncian (lockdown) dan memblokir jalan-jalan ke kotanya untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Wali Kota Mahahual Obed Duron Gomez dilaporkan ditembak ketika melakukan perjalanan ke komunitas Xcalak, di Negara Bagian Quintana Roo, Meksiko selatan.

Dia bepergian dengan minibus putih dengan penumpang lain ketika muncul kendaraan lain yang memepet mereka dan melepaskan tembakan.

Wali Kota Gomez dibawa ke klinik kesehatan dan sempat menjalani operasi darurat sebelum dinyatakan meninggal, demikian diwartakan MirrorĀ mengutipĀ Okezone, Kamis (9/4/2020).

Pelaku penembakan itu berhasil melarikan diri dan penyelidik menemukan 20 magasin peluru yang dihabiskan di tempat kejadian bersama dengan kendaraan yang diduga digunakan dalam serangan tersebut, di dekatnya.

Tidak jelas apakah ada korban luka-luka lain dalam insiden itu.

Media lokal melaporkan bahwa Gomez telah menerima ancaman dari geng-geng penjahat yang mengambil kiriman narkoba dari pantai setelah dia memutuskan untuk memblokir jalan akses Mahahual karena krisis virus corona.

Jaksa Penuntut Umum Quintana Roosedang menyelidiki kasus ini dan belum mengonfirmasi motif pembunuhan tersebut. Penyelidikan sedang berlangsung, tetapi sejauh ini belum ada penangkapan yang dilakukan.

Media lokal melaporkan bahwa penduduk di Xcalak sering mencari nafkah dengan mencari paket kokain yang dilemparkan oleh pesawat pengedar narkoba di pantai Karibia.

Pelaku perdagangan narkoba Kolombia dilaporkan menggunakan pesawat untuk melemparkan narkoba ke laut sebelum diambil oleh kapal tetapi kadang-kadang perahu tidak cukup cepat dan narkoba mencapai pantai, di mana mereka diambil oleh penduduk setempat dan dijual.

Berdasarkan data John Hopkins University, Meksiko saat ini memiliki hampir 3.200 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dengan 174 kematian.

Sumber : Okezone