Petani Tembakau Temanggung Minta Perlindungan Aturan Nikotin
Petani tembakau Temanggung meminta perlindungan DPR terkait rancangan aturan kadar nikotin dan tar yang dinilai berdampak pada usaha mereka.
Donald Trump - Instagram @realdonaldtrump
Harianjogja.com, WASHINGTON–Upaya faksi Partai Demokrat untuk memangkas kewenangan militer Presiden Donald Trump dalam konflik dengan Iran menemui jalan buntu, setelah Senat AS resmi menolak rancangan resolusi tersebut.
Melalui pemungutan suara yang berlangsung sengit, Kamis (5/3/2026), hasil akhir menunjukkan 47 senator mendukung kebijakan pembatasan tersebut, sementara 53 lainnya memilih untuk mempertahankan otoritas penuh kepresidenan dalam urusan perang.
Peta dukungan di parlemen memperlihatkan dinamika menarik, di mana Rand Paul asal Kentucky menjadi satu-satunya politikus Partai Republik yang membelot untuk mendukung pembatasan kewenangan militer Trump.
Di sisi lain, John Fetterman dari Pennsylvania justru menjadi satu-satunya senator Partai Demokrat yang menyeberang untuk menolak rancangan tersebut, yang sejatinya mewajibkan presiden menghentikan pengerahan pasukan dalam 30 hari jika tidak mendapat persetujuan eksplisit dari Kongres.
Aturan yang diusulkan tersebut secara tegas melarang segala bentuk aksi bersenjata terhadap Iran tanpa lampu hijau legislatif, kecuali dalam kondisi darurat untuk menangkis serangan langsung ke wilayah maupun warga negara Amerika Serikat.
Namun, penolakan ini memberikan keleluasaan lebih bagi pemerintah di tengah meningkatnya tensi kawasan, menyusul serangkaian serangan udara gabungan AS dan Israel terhadap sejumlah target strategis di wilayah Teheran pada akhir Februari lalu.
Eskalasi di Timur Tengah semakin memanas setelah Iran membalas dengan meluncurkan rudal ke fasilitas militer AS dan wilayah Israel sebagai respons atas operasi gabungan tersebut. Kondisi ini memicu gelombang kritik dari puluhan senator Demokrat yang menuding pemerintah telah mengabaikan persyaratan konstitusi dan sengaja meningkatkan risiko konflik terbuka tanpa transparansi yang jelas di hadapan publik maupun lembaga legislatif.
Para penentang kebijakan militer ini terus menuntut penjelasan komprehensif mengenai tujuan jangka panjang operasi di Iran guna mencegah terseretnya Amerika ke dalam perang yang lebih luas.
Meskipun upaya legislatif ini gagal, tekanan terhadap transparansi kewenangan militer Trump tetap kuat, mengingat dinamika di wilayah konflik yang terus bergejolak dan melibatkan aset pertahanan penting di luar negeri pascaserangan rudal balasan dari pihak Teheran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Petani tembakau Temanggung meminta perlindungan DPR terkait rancangan aturan kadar nikotin dan tar yang dinilai berdampak pada usaha mereka.
Pemerintah menyiapkan Tol Japek 2 Selatan dan Tol Prosiwangi untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat.
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.