Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Kajari Bantul Zuhandi (kedua dari kanan) bersama Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo dan Gugus Tugas Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso di RSUD Panembahan Senopati Bantul. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bantul, Zuhandi dinyatakan sembuh setelah terkonfirmasi Coronavirus Disease atau Covid-19 01 atau pertama di Bantul.
Ia telah selesai menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul dan diperbolehkan pulang, Minggu (4/4/2020) malam.
Selalu berpikiran positif, tenang serta kabar-kabar baik menjadi penambah semangat Zuhandi hingga beberapa kali hasil swab menunjukan posisi negatif. “Kuncinya jangan panik, berserah diri semua ada suratan takdir. Mental harus dijaga. Down mental sangat berpengaruh,” pesannya, Minggu.
Zuhandi juga berpesan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi imbauan pemerintah agar tetap di rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Sebab berdasarkan pengalamannya proses penularan virus Corona tidak pernah tahu kapan dan dimana.
Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Klaten Jawa Tengah ini awalnya pulang ke Jakarta pada 28 Februari lalu dan sempat salat Maghrib di bandara, kemudian pulang ke rumah.
Sehari kemudian ia pergi ke Bandung bersama tiga orang temannya untuk mengikuti sebuah acara, “Sampai sekarang tiga teman saya tidak masalah [tidak sakit],” kata dia.
Keesokan harinya, Minggu (1/3/2020) Zuhandi juga sempat masuk bioskop di salah satu mal di Jakarta dan bercengkrama dengan anak-anaknya sebelum terbang ke Jogja pada malam harinya melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Dua hari kemudian ia mulai mengalami gejala batuk dan flu disertai panas tinggi.
Ia kembali menegaskan untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah, menjaga jarak, “Karena sama sekali kita tak pernah tahu kapan, dimana kita terpapar dan siapa yang memaarkan [virus Corona],” tandas Zuhandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Kapolrestabes Surabaya mengakui mutasi tujuh penyidik Satresnarkoba. Mereka diperiksa Propam Polda Jatim terkait dugaan pelanggaran SOP.
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan JKK Rp70 juta kepada ahli waris Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam Jepara yang meninggal saat Porprov 2026.
Eko Suwanto mendorong Pemda DIY membangun ekosistem digital terintegrasi untuk meningkatkan layanan publik, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan ekonomi ra
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.