Advertisement
Update Virus Corona: 113.000 Kasus di Seluruh Dunia, 0,03 Persen di Indonesia
Warga memeriksakan kesehatannya di Pos Pemantauan Virus Corona RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Selasa (3/3/2020). Menurut Kepala Instalasi Promosi Kesehatan RSPI Sulianti Saroso Tiursani Idawati, pos yang dibuka 24 jam gratis dan mulai dibuka pada minggu ketiga Januari itu mengalami peningkatan empat kali lipat pascapresiden mengumumkan dua orang positif Corona di Indonesia. - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus Virus Corona atau Covid-19 terus meningkat di seluruh dunia. Total 203 kematian baru akibat COVID-19 dilaporkan di seluruh dunia dalam 24 jam terakhir pada Selasa (10/3/2020) pagi, sehingga menambah jumlah kematian global menjadi 4.012, demikian menurut laporan harian yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa malam.
Kantor berita China, Xinhua, melaporkan hingga Selasa (10/3) pukul 10.00 Waktu Eropa Timur (16.00 WIB), sebanyak 113.702 kasus terkonfirmasi COVID-19 dilaporkan di seluruh dunia, meningkat 4.125 kasus dari hari sebelumnya. Dari angka infeksi baru tersebut, 4.105 di antaranya terjadi di luar China.
Advertisement
Brunei, Mongolia, Siprus, Guernsey, dan Panama telah melaporkan kasus COVID-19 untuk kali pertama, sehingga jumlah total negara dan kawasan yang terjangkitcoronavirusbaru menjadi 109.
Selain itu, WHO merevisi klasifikasi penularan di Makedonia Utara, Polandia, Pakistan dari "kasus impor saja" menjadi "penularan lokal", sehingga menambah jumlah negara dan kawasan yang mencatatkan penularan lokal menjadi 61 di samping China.
27 Kasus di Indonesia
Sementara itu berdasarkan catatan Bisnis, kasus Virus Corona di Indonesia hingga Selasa (10/3/2020) mencapai 27 pasien, setelah Juru Bicara Pemerintah untuk Kasus Corona Achmad Yurianto mengumumkan ada 8 kasus baru pada Selasa kemarin.
Dengan demikian jumlah kasus Corona di Indonesia saat ini sekitar 0,03% dari total asus Covid-19 di dunia.
Jadi kasus positif Corona di Indonesia total menjadi 27 setelah Senin (9/3/2020) hasil rekapitulasi akhir pemerintah melaporkan ada 19 kasus.
Berikut rincian 8 kasus baru yang diumumkan Achmad Yurianto Selasa (10/3/2020).
Kasus 20, seorang perempuan 70 tahun dari subklaster Jakarata
Kasus 21, seorang perempuan 47 tahun dan subklaster Jakarta
Kasus 22, seorang perempuan 46 tahun dengan status imported case
Kasus 23, seorang perempuan berusia 73 tahun status imported case
Kasus 24, seorang pria berusia 46 tahun status imported case
Kasus 25, seorang WNA perempuan berusia 53 tahun status imported case
Kasus 26, seorang WNA pria berusia 46 tahun status imported case
Kasus 27, seorang lelaki berusia 33 tahun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Xinhua/Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Lagu Viral Tak Diberi Tulang Lagi Disebut Hoaks AI oleh Kuburan
- Jadwal KRL Jogja Solo, Selasa 6 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul, Selasa 6 Januari 2026
- Aturan Baru Visa AS 2026, 13 Negara Wajib Jaminan Rp235 Juta
- Apple Fokus AI di iOS 27, iPhone Lipat Disiapkan 2027
- Ujian Berat Jafar/Felisha di Hari Pembuka Malaysia Open 2026
- Top Ten News Harianjogja.com pada Selasa 6 Januari 2026
Advertisement
Advertisement




