Advertisement

Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat

Jumali
Jum'at, 02 Januari 2026 - 22:17 WIB
Jumali
Wabah Diare di Indore India, 9 Tewas Ratusan Dirawat Sakit perut, diare, maag / Ilustrasi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Wabah diare massal melanda Kota Indore, India Tengah. Sedikitnya sembilan orang meninggal dunia dan ratusan warga lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat air minum

Anggota parlemen India, Kailash Vijayvargiya, mengonfirmasi jumlah korban jiwa tersebut pada Jumat (2/1/2026). Hingga saat ini, ratusan warga masih memadati berbagai fasilitas kesehatan di penjuru kota untuk mendapatkan penanganan medis.

Advertisement

Kepala Pejabat Medis Indore, Dr. Madhav Prasad Hasani, menjelaskan bahwa titik awal wabah teridentifikasi di area Bhagirathpur. Berdasarkan pengujian awal terhadap sampel air, ditemukan adanya bakteri berbahaya yang menyebar melalui pipa distribusi utama.

"Air minum di area Bhagirathpur terkontaminasi akibat kebocoran pipa. Saat ini, lebih dari 200 orang dari lokasi yang sama sedang menjalani perawatan," ujar Hasani sebagaimana dilansir Reuters. Pihak medis masih menunggu hasil laboratorium akhir untuk mengidentifikasi jenis bakteri spesifik yang menyebabkan infeksi massal tersebut.

Pejabat Administrasi Distrik, Shravan Verma, menyatakan bahwa pemerintah telah mengambil langkah darurat dengan mengerahkan tim dokter untuk melakukan pemeriksaan dari rumah ke rumah (door-to-door). Selain itu, otoritas mulai mendistribusikan tablet klorin secara masif agar warga dapat memurnikan air mereka secara mandiri.

"Kami telah menemukan satu titik kebocoran yang diduga kuat menjadi sumber kontaminasi dan perbaikan sudah dilakukan," kata Verma. Sejauh ini, petugas telah memeriksa 8.571 warga dan mengidentifikasi 338 orang tambahan yang menunjukkan gejala ringan.

Insiden mematikan ini memicu sorotan tajam dan kritik publik. Pasalnya, Indore merupakan ibu kota negara bagian Madhya Pradesh yang selama delapan tahun berturut-turut dinobatkan sebagai "Kota Terbersih di India" dalam peringkat kebersihan nasional.

Wabah ini menimbulkan keraguan besar mengenai pemeliharaan infrastruktur bawah tanah di kota yang selama ini dipandang sebagai model sanitasi terbaik di India. Para ahli mendesak pemerintah untuk melakukan audit total terhadap sistem distribusi air guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kunjungan Museum Sonobudoyo Turun, PAD 2025 Justru Melonjak

Kunjungan Museum Sonobudoyo Turun, PAD 2025 Justru Melonjak

Jogja
| Jum'at, 02 Januari 2026, 23:27 WIB

Advertisement

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi

Wisata
| Jum'at, 02 Januari 2026, 18:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement