Baru Saja Mundur, Mahathir Incar Ajukan Diri Jadi Perdana Menteri Lagi

Mahathir Mohamad, mantan PM Malaysia dan kandidat oposisi dari Pakatan Harapan (Alliance of Hope) dalam news conference setelah pemilihan umum di Petaling Jaya, Malaysia, Kamis (10/5/2018) - REUTERS
29 Februari 2020 13:37 WIB Iim Fathimah Timorria News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Setelah sempat mengajukan pengunduran dirinya sebagai perdana menteri Pelaksana Tugas Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan  dengan kembali mencalonkan diri sebagai kandidat posisi jabatan yang sama dan mengklaim dapat dukungan penuh dari koalisi Pakatan Harapan.

"Saya meyakini mendapat dukungan mayoritas dari Parlemen untuk menjadi Perdana Menteri selanjutnya dan saya tidak akan bekerja sama dengan para kleptokrat di UMNO [Organisasi Nasional Malaysia Bersatu]," kata Mahathir dalam pernyataan resminya seperti diunggah dalam akun resmi Twitter @chedetofficial, seperti dikutip pada Sabtu (29/2/2020).

Dalam pernyataan tersebut, Mahathir juga menyanggah kabar yang menyebutkan dukungannya pada kandidat manapun. Hal ini sekaligus menepis laporan sebelumnya yang menyebutkan bahwa Mahathir memberi dukungan kepada presiden Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu) Tan Sri Muhyiddin Yassin sebagai perdana menteri.

"Sebagaiaman yang kerap saya sampaikan, saya menolak segala bentuk kerja sama dengan dengan pihak-pihak yang korup dan merupakan bagian dari administrasi kleptokratik yang selama ini ditentang oleh Pakatan Harapan," ujar Mahathir.

Dia pun menyatakan telah bertemu dengan para pimpinan partai dalam koalisi Pakatan Harapan. Dari pertemuan tersebut, dia meyakini telah mengantongi dukungan untuk kembali melenggang ke kursi nomor satu parlemen Malaysia.

"Dengan dukungan ini, saya telah bersiap untuk menjadi kandidat prospektif perdana menteri selanjutnya," tambah Mahathir.

Sementara itu, enam pimpinan partai termasuk Muhyiddin dijadwalkan untuk bertemu Raja Malaysia hari ini untuk menyatakan dukungan presiden Partai Bersatu sebagagai perdana menteri selanjutnya.

Sumber : Bisnis.com