Humas Polri: Media yang Hanya Mengutamakan Keuntungan Bisa Ganggu Stabilitas Keamanan

Newswire
Newswire Jum'at, 20 Desember 2019 10:37 WIB
Humas Polri: Media yang Hanya Mengutamakan Keuntungan Bisa Ganggu Stabilitas Keamanan

Media massa, jurnalis, pers, wartawan/Ilustrasi

Harianjogja.com, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Mohammad Iqbal meminta sinergi sejumlah humas kementerian/lembaga bersinergi dalam melaksanakan manajemen media. Hal itu dikarenakan pihaknya tidak akan optimal bila bekerja sendiri.

"Humas Polri sebagai leading sector dari semua informasi dan manajemen media di Polri tidak akan optimal dalam kinerjanya jika bekerja sendiri," kata Irjen Pol. Iqbal dalam Seminar Nasional bertajuk Manajemen Media oleh Humas Polri pada Era Disrupsi 4.0 dalam Menghadapi Radikalisme di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Oleh karena itu, lanjut dia, butuh tim yang besar dengan bersinergi dengan seluruh humas kementerian/lembaga untuk melaksanakan manajemen media.

Menurut dia, keberadaan media konvensional cukup memengaruhi opini publik sekitar 60% hingga 70%.

Selain itu, adanya infomasi di media sosial juga menjadi konsumsi publik meskipun tidak jarang informasi dari media sosial itu tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Media sebagai pilar keempat demokrasi berperan dalam memajukan negara. Namun, industri media juga bisa menjadi penyebab kemunduran bila mereka hanya mengutamakan rating dan keuntungan semata.

"Industri media bila hanya mengutamakan rating dan keuntungan karena dapat berdampak pada stabilitas keamanan," katanya.

Ia berpesan agar media mengedepankan nasionalisme dalam menyajikan berita.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Menkominfo, SDM Mendagri, Deputi V Bidang Politik dan Keamanan, Menkopolhukam, serta seluruh pimpinan redaksi media.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online