Dari Jurnalis hingga PM Inggris, Ini Perjalanan Andy Burnham
Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris. Simak perjalanan politik mantan jurnalis dan eks Wali Kota Greater Manchester tersebut.
Tim gabungan sedang memadamkan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Danau Sentarum wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tahun 2019 menyita perhatian publik. Dalam sebuah laporannya, Bank Dunia menyebutkan total kerusakan dan kerugian ekonomi akibat kebakaran hutan di Indonesia tahun ini mencapai lebih dari US$5,2 miliar, setara dengan 0,5 persen produk domestik bruto (PDB) negara.
Perkiraan yang dirilis Rabu (11/12/20190) ini didasarkan pada penilaian di delapan provinsi yang terkena dampak dari Juni hingga Oktober 2019, meskipun analis di Bank Dunia mengatakan kebakaran terus berlanjut hingga November.
"Kebakaran hutan dan lahan, serta kabut asap yang ditimbulkannya, menyebabkan dampak ekonomi negatif yang signifikan, kerusakan langsung diperkirakan mencapai US$157 juta dan kerugian dari kegiatan ekonomi yang terpengaruh diperkirakan mencapai US$5,0 miliar," tulis Bank Dunia dalam laporan tersebut, seperti dikutip Reuters.
Lebih dari 900.000 orang melaporkan penyakit pernapasan, 12 bandara nasional menghentikan operasi, dan ratusan sekolah di Indonesia, Malaysia, dan Singapura harus ditutup sementara karena kebakaran hutan.
Asap yang membumbung tinggi pada puncak musim kemarau pada bulan September juga memicu konflik diplomatik antara Indonesia dengan Malaysia.
Lebih dari 942.000 hektar hutan dan lahan terbakar tahun ini, terbesar sejak kebakaran hebat pada 2015, menurut angka resmi. Para pejabat mengatakan lonjakan itu disebabkan pola cuaca El Nino yang memperpanjang musim kemarau.
Bank Dunia juga memperkirakan kebakaran hutan berkontribusi sebesar 0,09 dan 0,05 poin persentase terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2019 dan 2020. Perkirakaan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5 persen untuk 2019 dan 5,1 persen di tahun 2020.
“Kebakaran itu disengaja dan telah menjadi masalah kronis setiap tahun sejak 1997 karena api dianggap sebagai metode termurah untuk menyiapkan lahan untuk ditanami,” ungkap Bank Dunia.
Karena sekitar 44 persen dari area yang terbakar pada tahun 2019 berada di lahan gambut, emisi karbon dari kebakaran Indonesia diperkirakan hampir dua kali lipat dari emisi akibat kebakaran di Amazon, Brasil, tahun ini.
Pusat Prakiraan Cuaca Jangka Menengah Eropa memperkirakan total 720 megaton emisi CO2 berasal dari kebakaran hutan Indonesia pada Januari-November tahun ini.
Bank Dunia mengatakan efek jangka panjang dari kebakaran berulang tidak termasuk dalam perkiraan ini. Paparan asap berulang-ulang akan mengurangi kualitas kesehatan dan pendidikan serta merusak citra global minyak kelapa sawit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Andy Burnham resmi menjadi Perdana Menteri Inggris. Simak perjalanan politik mantan jurnalis dan eks Wali Kota Greater Manchester tersebut.
BNI menghadirkan beragam penawaran bagi nasabah yang ingin menyaksikan konser Andrea Bocelli Romanza – 30th Anniversary World Tour di Indonesia
Opsen BBNKB Bantul mencapai Rp21,99 miliar atau 57,54% dari target Rp38,23 miliar hingga Agustus 2026.
China menegaskan kerja sama dengan Iran berada dalam kerangka hukum internasional setelah AS mengancam sanksi bagi mitra bisnis Teheran.
Pelapor Ruben Onsu mencabut laporan penipuan dan penggelapan dana Rp3,5 miliar setelah kerugian dilunasi secara kekeluargaan.
Timnas U20 Indonesia ditahan Malaysia 0-0 pada Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Garuda Muda membuang sejumlah peluang emas.