Advertisement
Puluhan Pendaftar CPNS di DIY Ditemukan Fiktif, Apa Motifnya?
Ilustari pendafataran CPNS online. - menpan.go.id
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY menemukan puluhan pendaftar fiktif dalam pendaftaran online seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemda DIY. Selain itu ada ribuan pendaftar yang tidak melakukan submit.
Kepala BKD DIY Agus Supriyanto menjelaskan jumlah pendaftar yang sudah mengisi formuliR hingga penutupan pada Selasa (26/11/2019) pukul 24.00 WIB tercatat 9.988 pendaftar. Akan tetapi sebanyak 1.100 yang tidak melakukan submit. Pihaknya tak mengetahui alasan pendaftar yang tidak melakukan submit tersebut.
Advertisement
“Saat ini verifikasi masih berjalan, total sudah ada 6.083 yang sudah diverifikasi dan memenuhi syarat [untuk mengikuti tes] dan sebanyak 2.702 yang sudah diverifikasi tidak memenuhi syarat. Untuk yang 1.110 itu dia mendaftar ke Pemda DIY tetapi tidak mengakhiri pendaftaran,” ungkapnya Rabu (27/11/2019).
Kabid Pengadaan Pegawai BKD DIY Poniran menambahkan pendaftar yang tidak melakukan submit tersebut sudah mencari akun untuk mendaftar, tetapi tidak sampai ke submit. Selain jenis itu pihaknya menemukan pendaftar fiktif dengan jumlah antara 30 hingga 50 pendaftar. Ia menegaskan jumlah pendaftar fiktif ini tidak terdeteksi datanya.
BACA JUGA
“Data yang dilampirkan ada yang isinya cuma coret-coretan, Jadi dia asal submit tetapi ketika dibuka dokumennya tidak ada, lembaran akun pendaftaran tidak ada, dokumennya asal upload. Motifnya mungkin untuk mengecoh agar formasi itu terkesan banyak pendaftarnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal SIM Keliling di Jogja Kamis 19 Februari 2026, Cek Lokasinya
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- YouTube Down, 300 Ribu Pengguna Terdampak
- Hari Ini, Janice Tjen Tantang Peringkat 6 Dunia di Dubai 2026
- Ekonomi AS Lesu, Jurusan Keuangan Paling Diburu
- AS-China Memanas, OpenAI Seret DeepSeek ke DPR
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- 3 Film Indonesia Tayang 19 Februari 2026, Drama Batak dan Horor
- Awal Ramadan Berbeda, Gus Hilmy Kritik Kemenag
Advertisement
Advertisement







