Mau ke Taiwan? Tarif Visa WNI Resmi Naik per 1 Agustus
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Bendera Iran.
Harianjogja.com, JOGJA—Awal puasa Ramadan 1447 Hijriah di kawasan Timur Tengah kembali berbeda. AFP melaporkan, Arab Saudi dan mayoritas negara Teluk memulai Ramadan lebih awal dibandingkan Iran akibat perbedaan metode penetapan hilal.
Perbedaan ini kembali menegaskan dinamika penentuan kalender Islam secara global pada 2026. Seusai proses pemantauan hilal dilakukan di berbagai titik, masing-masing otoritas keagamaan menetapkan keputusan sesuai metode yang dianut.
Arab Saudi Mulai 18 Februari 2026
Arab Saudi bersama negara-negara Teluk seperti Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keputusan tersebut diumumkan oleh Mahkamah Agung Arab Saudi seusai tim rukyatul hilal melaporkan keberhasilan melihat hilal pada malam 17 Februari di wilayah gurun. Seusai verifikasi dinyatakan sah, otoritas setempat langsung menetapkan awal puasa keesokan harinya.
Metode yang digunakan mengacu pada rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap bulan sabit pertama sebagai penanda masuknya bulan Ramadan.
Iran Tetapkan 19 Februari 2026
Berbeda dengan negara Teluk, Iran menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini merujuk pada fatwa Kantor Ayatollah Khamenei yang menekankan pentingnya verifikasi rukyat secara lokal.
Meski teknologi astronomi berkembang pesat, Iran tetap mengutamakan konfirmasi pengamatan langsung di wilayahnya. Seusai data lapangan diverifikasi secara nasional, otoritas setempat memutuskan hilal belum memenuhi kriteria pada 17 Februari sehingga awal puasa dimulai sehari setelahnya.
Situasi di Indonesia
Di Indonesia, perbedaan juga terjadi. Muhammadiyah diperkirakan memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026 dengan metode hisab melalui Kalender Hijriah Global Terpadu (KHGT).
Sementara itu, Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan bahwa puasa dimulai pada Kamis 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil seusai Sidang Isbat digelar pada Selasa 17 Februari 2026 petang.
Faktor Perbedaan Metode
Secara umum, terdapat dua pendekatan utama dalam penetapan awal Ramadan:
- Rukyat: Pengamatan langsung hilal.
- Hisab: Perhitungan astronomi secara matematis.
Perbedaan standar visibilitas hilal dan otoritas keagamaan di tiap negara menjadi faktor utama variasi tanggal awal puasa. Kendati berbeda hari, durasi Ramadan tetap berkisar 29–30 hari dengan Idulfitri yang diprediksi jatuh sekitar 20 Maret 2026.
Seusai perbedaan ini kembali terjadi, semangat toleransi dan saling menghormati tetap menjadi kunci menjaga kekhusyukan ibadah umat Muslim di berbagai belahan dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
BNNP DIY bersama Bandara YIA mengedukasi pelajar Kulonprogo tentang bahaya narkoba. Peredaran pil sapi disebut menjadi ancaman serius bagi generasi muda.
Airlangga Hartarto optimistis sistem BI tetap solid saat transisi gubernur. KSSK memastikan kebijakan pro pertumbuhan dan pro stabilitas berlanjut.
Prabowo menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi keempat dunia dalam 25 tahun dan meminta lulusan IPDN 2026 menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa.
Menkop Ferry Juliantono menyebut minat generasi muda terhadap koperasi meningkat, ditandai lahirnya koperasi kreator konten, animator, dan petani milenial.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan lahan 4 hektare untuk TPST Wukirsari. Proyek menunggu bantuan Pemerintah Pusat dan ditarget mulai dibangun 2027.