Mahfud Md: TP4 Kejaksaan Lebih Banyak Membawa Mudarat

Menko Polhukam Mahfud MD berfoto bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin. Mahfud MD menyebutkan TP4 Kejaksaan lebih banyak mudarat darpada manfaatnya. - JIBI/Bisnis.com/Sholahuddin Al Ayyubi
20 November 2019 22:47 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyebut Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) dari Kejaksaan lebih banyak membawa mudarat dibandingkan dengan manfaat.

Mahfud Md menilai program tersebut seringkali dimanfaatkan oleh oknum pemerintah daerah maupun oknum jaksa untuk melakukan perbuatan tindak pidana korupsi. 

Padahal, menurut Mahfud, cita-cita Pemerintah dalam program TP4 itu adalah untuk mengawal seluruh proyek strategis Pemerintah agar tidak dikorupsi. Namun dalam perkembangan program tersebut, banyak oknum Pemerintah Daerah dan Jaksa nakal yang harusnya mengawal proyek malah melakukan korupsi.

"Nah, jadi program yang bagus ini malah dirusak oleh oknum bupati maupun jaksa, sehingga pada akhirnya lebih banyak mudarat, karena itu TP4 ini akan segera dibubarkan," tuturnya usai bertemu Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di Kejaksaan Agung, Rabu (20/11/2019).

Mahfud juga mengaku banyak menerima laporan keluhan mengenai TP4 yang seringkali dijadikan alat untuk mengambil keuntungan, karena itu dia memastikan akan mendorong pembubaran TP4 tersebut.

"Katakanlah ada Kepala Daerah yang ingin buat program pembangunan, lalu minta semacam persetujuan sehingga seakan-akan bersih tetapi nyatanya program pembangunan itu tidak bersih," kata Mahfud.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia