Kivlan Zen Doakan Kesembuhan Wiranto

Terdakwa kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen (tengah) didampingi penasehat hukumnya mengikuti sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa (1092019). Antara Foto/ Reno Esni
16 Oktober 2019 01:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTAMantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen turut mengucapkan doa untuk kesembuhan Menkopolhukam Wiranto. Keduanya sama-sama dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kivlan mengaku prihatin dengan insiden penusukan oleh teroris yang dialami Wiranto di Pandeglang, Banten. Ia berharap mereka berdua bisa lekas sembuh dan beraktivitas kembali.

"Assalamualaikum Pak Wiranto, semoga cepat sembuh, saya sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa Pak Wiranto semoga Allah memberikan perlindungan kepada Pak Wiranto dan juga kesembuhan kepada kita berdua," kata Kivlan melalui video yang dikirim pengacaranya kepada wartawan, Selasa (15/10/2019).

Dalam video tersebut, Kivlan juga menyampaikan sebuah baket bunga yang nantinya akan diserahkan ke ruangan Wiranto. "Bunganya sebagai suatu tanda bahwa semua manusia adalah persaudaraan," ucapnya.

Diketahui, Kivlan Zein memang tengah dirawat di RSPAD jelang operasi pembedahan pada kaki kirinya untuk mengangkat sisa granat nanas yang melukai Kivlan pada tahun 1977 saat masih aktif menjadi tentara.

Sementara Wiranto juga tengah dirawat di RSPAD usai ditusuk teroris jaringan JAD, Syahrial alias Abu Rara dan istrinya, Fitri Andriana binti Sunarto menyerang Wiranto di depan Gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 11.54 WIB.

Penusukan tersebut secara tiba-tiba langsung menyerang atau menusuk perut Wiranto dengan Kunai (pisau kecil ala ninja) secara membabi buta. Tenaga Ahli Menkopolhukam, Agus Zaini mengatakan Wiranto telah menjalani proses operasi pemotongan usus halus sepanjang 40 sentimeter dan kini tengah dalam proses pemulihan.

Namun hingga lima hari masa perawatan, belum ada keterangan medis resmi dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI Terawan Agus Putranto. Tak hanya Wiranto, kedua pelaku juga menyabetkan punggung Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan H Fuad. Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang.

Sumber : Suara.com