Advertisement
Kondisi Wiranto Membaik, Sudah Cerita soal Pelantikan Presiden
Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). - ANTARA FOTO/ Ist (Dok Polres Pandeglang)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menjadi korban penusukan teroris, Kamis (10/10/2019). Hari ini, Selasa (15/10/2019), kondisi kesehatannya semakin membaik dan sudah mulai bisa berbincang banyak hal.
Hal itu diungkapkan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).
Advertisement
"Alhamdulillah baik. Jadi tadi begitu saya datang beliau cerita pariwisata kita bagus ya. 'Tadi saya nonton tv'. Nah berarti baik-baik," kata Arief Yahya di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).
Mereka juga berbincang mengenai pelantikan kabinet Indonesia Kerja, namun Arief tak merinci isi perbincangan tersebut
BACA JUGA
"Cerita tentang pelantikan kabinet," jawab Arief singkat.
Selain itu, Mereka juga sempat berbincang mengenai pariwisata di Gorontalo, lalu Wiranto terkenang masa lalu saat lulus Akademi Militer Nasional (AMN) di Magelang tahun 1968 silam, kala itu Wiranto yang masih berpangkat Letnan Dua (Letda), mendapat tugas sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri 713 Satya Tama.
“Saya cerita Gorontalo karena beliau pernah tugas di sana juga 100 persen lah kita cerita oke. 'Oiya saya pernah di sana dulu'. Jadi menurut saya kondisinya alhamdulillah baik, segar lagi," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, teroris jaringan JAD, Syahrial alias Abu Rara dan istrinya, Fitri Andriana Binti Sunarto menyerang Wiranto di di depan Gerbang Lapangan Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 11.54 WIB. Penusukan tersebut secara tiba-tiba langsung menyerang atau menusuk perut Wiranto dengan Kunai (pisau kecil ala ninja) secara membabi buta.
Tenaga Ahli Menkopolhukam, Agus Zaini mengatakan Wiranto telah menjalani proses operasi pemotongan usus halus sepanjang 40 sentimeter dan kini tengah dalam proses pemulihan.
Namun hingga lima hari masa perawatan, belum ada keterangan medis resmi dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad.
Tak hanya Wiranto, kedua pelaku juga menyabetkan punggung Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan H Fuad. Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandeglang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Jumat 27 Maret 2026
- Wisata Sleman Ramai, Tapi Hunian Hotel Belum Maksimal
- Dishub Kulonprogo: Jalur Mudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi
- Terminal Giwangan Diserbu Pemudik, Bus Gratis Jadi Favorit
- Salah Pergi, Liverpool Incar Winger Muda Juventus
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Jumat 27 Maret 2026 dari Tugu ke Bandara
- Jadwal Lengkap Bus DAMRI Sleman ke YIA Rute Jam dan Tarif, Maret 2026
Advertisement
Advertisement








