Bantuan Pangan Menyalakan Harapan Dapur Beralas Tanah
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Seorang Polisi berbincang dengan massa mahasiswa yang berunjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/9/2019) malam. /ANTARA FOTO-M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Ratusan mahasiswa mulai berdatangan di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, untuk bergabung dengan massa lainnya untuk berunjuk rasa menolak sejumlah rancangan undang-undang di depan Gedung DPR/MPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Dilansir Antara, ratusan mahasiswa dari berbagai almamater universitas tiba di kawasan Palmerah menggunakan KRL sekira pukul 14.15 WIB. Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Ibnu Chaldun, Bina Sarana Informatika, Universitas Pakuan, serta Universitas Negeri Jakarta, sempat berkumpul terlebih dahulu di sekitar trotoar Jalan Tentara Pelajar.
Mereka berencana melakukan demonstrasi menolak sejumlah RUU, di antaranya revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi dan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Selain itu, mereka juga mendesak dituntaskannya reformasi serta meminta kepada anggota dewan terpilih agar benar-benar dapat mewakili aspirasi rakyat.
"Kami ingin agar anggota DPR yang baru benar-benar bisa mewakili aspirasi masyarakat," ujar seorang mahasiswa, Sulaiman.
Mahasiswa yang sebelumnya berkumpul di sekitar Stasiun Palmerah, kemudian mulai bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI, menyusuri Jalan Tentara Pelajar, kemudian ke Jalan Asia Afrika untuk kemudian bergabung dengan mahasiswa lainnya yang sudah terlebih dahulu bergerak ke depan Gedung Parlemen.
Pada Selasa sebanyak 575 anggota DPR dilantik di Ruang Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dengan anggota termuda adalah Hillary Brigitta Lasut berusia 23 tahun. Sedangkan Sabam Sirait menjadi anggota DPD tertua dengan usia 80 tahun.
Pelantikan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, Wapres keenam Try Sutrisno serta Wapres kesembilan Hamzah Haz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Bernardo Tavares menyoroti kondisi pemain Persebaya jelang menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League, Minggu (13/9).
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.