Advertisement
Lagi, KPK Gelar OTT, Jaring Kepala Daerah di Kalbar
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif - Antara/Hafidz Mubarak
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kalimantan Barat.
"Ada kegiatan di Kalimantan tetapi detailnya belum kami bisa sebutkan sekarang," ujar Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif dikonfirmasi pada Selasa (4/9/2019) malam.
Advertisement
Hanya saja, Laode belum menjabarkan lebih jauh pihak mana saja yang turut diamankan tersebut, termasuk kabar Bupati Bengkayang yang diduga ikut terjaring KPK. Selain itu, jumlah uang yang ditemukan pun belum diketahui.
"Tunggu nanti, kita belum bisa sampaikan," katanya.
BACA JUGA
Adapun berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu pihak yang terjaring adalah Bupati Bengkayang Suryadman Gidot.
Sejumlah ruangan di Bengkayang pun turut disegel KPK di antaranya ruang kerja bupati, ruang kerja Sekda dan Kantor PUPR Kabupaten Bengkayang.
Sementara itu, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum bagi pihak-pihak yang diamankan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Tanggung Biaya Korban Luka Gempa Pacitan, 36 Orang Dirawat
- Gol Mbeumo ke Gawang Spurs Bikin Heran, Gagal Total Saat Latihan MU
- Vokalis 3 Doors Down Brad Arnold Meninggal, Dunia Rock Kehilangan Ikon
- PSBS Biak vs PSM Makassar di Maguwoharjo, Laga Hidup Mati Papan Bawah
- Privasi Status WhatsApp Diperketat lewat Fitur Daftar Kustom
- WEF Prediksi 10 Pekerjaan Ini Paling Berisiko Lenyap Sebelum 2030
- 108 Ribu Warga Gunungkidul Ditanggung BPJS APBD, Anggaran Capai Rp42 M
Advertisement
Advertisement




