Krisna Septiana Lolos Final Asian Games 2026, Ini Sistem Kualifikasi Kano Slalom
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Gedung KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti senilai Rp850 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa uang tunai tersebut ditemukan di dalam sebuah tas ransel hitam. Barang bukti disita dari Juru Sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya.
“Tim KPK mengamankan beberapa bukti berupa uang tunai yang dibungkus dalam sebuah tas ransel warna hitam senilai Rp850 juta,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2) malam.
Asep menambahkan, cara penyimpanan uang oleh para pelaku menunjukkan tren yang berbeda-beda. Sebelumnya, KPK pernah menemukan uang dalam karung atau kardus, sementara kali ini disimpan di dalam tas ransel.
OTT ini dilakukan pada 5 Februari 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan sengketa lahan di Kota Depok, Jawa Barat. Wakil Ketua Komisi Yudisial, Desmihardi, menyatakan dukungannya terhadap langkah KPK dan berjanji menindaklanjuti kasus tersebut.
Dalam OTT itu, KPK menangkap tujuh orang, termasuk Eka, Bambang, seorang pegawai PN Depok, seorang direktur, dan tiga pegawai Karabha Digdaya, anak usaha Kementerian Keuangan.
Dari tujuh orang yang diamankan, lima ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi terkait penerimaan atau janji dalam pengurusan sengketa lahan di lingkungan PN Depok. Mereka adalah:
Ketua PN Depok, I Wayan Eka Mariarta (EKA)
Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan (BBG)
Juru Sita PN Depok, Yohansyah Maruanaya (YOH)
Direktur Utama Karabha Digdaya, Trisnadi Yulrisman (TRI)
Head Corporate Legal Karabha Digdaya, Berliana Tri Kusuma (BER)
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan hakim tinggi di lingkungan PN Depok dan menunjukkan beragam modus penyimpanan uang dalam dugaan korupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.