Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Kerugian Capai Rp89 Triliun
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Warga melakukan aksi dengan pengawalan prajurut TNI di Bundaran Timika Indah, Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang./Antara-Jeremias Rahadat
Harianjogja.com, JAMBI --Seorang anggota TNI yang meninggal dunia saat kerusahan terjadi di Papua adalah Serda Ricson Edi Candra yang bertugas di Satuan Yonif Kaveleri/Serbu, Kodam II Sriwijaya.
Ayah Serda Ricson Edi Candra, Suardi mengakui anggota TNI yang meninggal saat tugas di Papua karena dipanah merupakan warga asal Jambi dan sebelum meninggal dua hari yang lalu sempat memberi kabar ke orang tuanya yang ada di Jambi.
"Dua hari yang lalu sebelum kejadian sempat menelepon dan mengirim pesan singkat menanyakan kabar kedua orang tuanya di Jambi, namun kemarin pihak keluarga dikejutkan dengan menerima kabar anaknya meninggal dunia saat menjalankan tugasnya di Papua," kata Suardi dan Armaneli selaku ibunya saat ditemui di rumahnya di Jalan Nuri 1, RT 25, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Kamis (29/8/2019).
Suardi menegaskan Serda Ricson Edi Candra bertugas di Satuan Yonif Kafaleri/Serbu, Kodam II Sriwijaya. Dia tugas di sana anak dan istrinya di Sumatera Selatan.
Pihak keluarga menerima kabar bahwa anaknya menjadi korban akibat panah dan pembacokan saat terjadi kerusuhan di Papua. Serda Ricson Edi Candra meninggalkan dua orang anak dan satu istri, anak pertama bernama Kurniawan kelas 2 SMP dan Syakira Nabila Kirana kelas 3 SD dan Istri bernama Endang Susilawati.
Serda Ricson merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Suardi dan Armaneli. Ricson menjadi anggota TNI sejak tahun 2000 dan langsung berdinas di Sumatera Selatan. Ricson bertugas di Papua sejak 3 Juli 2019 dalam menjalani tugas Satgas Operasi Papua - Papua Newgenei.
"Kami keluarga di Jambi mendapat kabar, pada Rabu [28/8/2019] sekitar pukul 16.00 WIB. Korban tersebut akan langusung di bawa ke Prabumulih Sumatra Selatan," kata Suardi orang tua Riscon Edi Candra.
Dalam kerusahan di Papua itu diketahui beberapa orang anggota TNI mengalami luka cukup serius yakni anggota TNI Serda Ricson meninggal dunia dengan luka bagian kepala terkena senjata tajam sejenis parang dan luka panah pada bagian kepala.
Sementara itu Sertu Sunendra rekannya mengalami luka akibat terkena panah pada bagian pantat dan punggung sebelah kanan dan Serka Arif Y Almai luka akibat senjata tajam sejenis parang di bagian kepala dan pelipis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
ADAS makin umum di mobil baru. Kenali 6 alasan fitur keselamatan aktif ini penting serta batasannya agar pengemudi tetap waspada.
13 bank dicabut izin usahanya hingga September 2026. Cek daftar bank, lokasi, dan proses penyelesaian hak nasabah oleh LPS.
Penjualan mobil listrik RI naik 99,4% hingga Agustus 2026. Simak 20 model terlaris, Jaecoo J5 memimpin di atas BYD Atto 1.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 16 September 2026, untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga buyback.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab memaksimalkan potensi jasa katering untuk maskapai dan karyawan YIA guna meningkatkan pendapatan daerah.