DPR Buka Opsi Bentuk Pansus dan hak Angket Usai Putusan MK soal Ijazah Gibran
DPR membuka opsi Pansus dan Angket setelah putusan MK soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
Ilustrasi penanganan TKP. Freepik
Harianjogja.com, NABIRE—Kebakaran melanda kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Provinsi Papua Tengah dan menewaskan 11 orang. Para korban terdiri atas lima orang dewasa dan enam anak-anak.
Kasubbid Penmas Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J Manurung mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 00.25 WIT, Senin. Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah kios yang berdempetan hingga menghanguskan sekitar 40 bangunan.
“Kebakaran di kawasan pasar di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, mengakibatkan puluhan rumah terbakar dan 11 orang meninggal dunia,” kata Henry di Nabire, Senin.
11 Korban Dievakuasi ke RSUD Paniai
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Paniai untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dari total 11 korban, lima di antaranya merupakan orang dewasa, yakni Na (70), Wa (36), Ha (30), RF (28), dan He (30).
Sementara enam korban lainnya merupakan anak-anak, yakni As (9), Ab (6), Ad (5), Ar (9), Ic (6), dan AY (2).
Api Berhasil Dikendalikan Pukul 03.30 WIT
Kepolisian mengerahkan satu kendaraan taktis (rantis) penyemprot air untuk membantu proses pemadaman kebakaran.
Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIT. Besarnya kobaran api serta kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
"Besarnya kobaran api dan kondisi bangunan yang saling berdempetan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama," ujarnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, aparat memeriksa sejumlah rumah kios yang terbakar. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 11 korban dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar.
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menewaskan 11 orang tersebut.
Henry mengatakan penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).
Kepolisian masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran. Petugas mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. “Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut,” kata Henry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPR membuka opsi Pansus dan Angket setelah putusan MK soal syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.
PSIM Jogja bersama Universitas Janabadra menargetkan pembangunan training ground standar FIFA mulai direalisasikan awal 2027.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan kepada seluruh satuan pendidikan (sekolah) di wilayahnya agar meningkatkan pengawasan kepada siswa agar
Kemendiktisaintek menargetkan 19.000 artikel ilmiah Indonesia terbit di jurnal internasional Q1 sepanjang 2026.
DJBC mencatat 15.307 penindakan rokok ilegal hingga September 2026 dengan barang bukti 1,2 miliar batang.