Laut China Selatan Memanas, Filipina dan China Saling Serang
Filipina dan China kembali saling kritik soal sengketa Laut China Selatan. Menhan Gilberto Teodoro membalas pesan China terkait arbitrase.
Jenazah Wili Mbuik, ASN korban penembakan di Muliama, Jayawijaya, dievakuasi ke Jayapura sebelum diterbangkan ke Kupang. /Antara.
Harianjogja.com, JAYAPURA—Jenazah Wili Mbuik, 26, satu dari tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Muliama, dievakuasi ke Jayapura pada Kamis.
Setibanya di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, jenazah Wili Mbuik akan diterbangkan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jenazah kemudian akan dimakamkan di kampung halamannya.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito mengatakan dua jenazah lainnya, yakni Aprida Rapi, 49, dan Alfonsius Albinus Meha, 35, masih berada di Wamena.
"Sedangkan dua jenazah lainnya, yaitu Aprida Rapi (49) dan Alfonsius Albinus Meha (35) masih berada di Wamena," kata Cahyo di Jayapura, Kamis.
Tiga ASN Ditembak Saat Perjalanan Pulang
Cahyo mengatakan berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, ketiga korban ditembak KKB ketika dalam perjalanan kembali ke Wamena setelah menyalurkan bantuan ternak babi ke Kampung Kimbim, Distrik Asologaima, Kabupaten Jayawijaya.
Penembakan terjadi ketika rombongan berada di sekitar Distrik Muliama. Ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Saat dalam perjalanan dan berada di sekitar Distrik Muliama, KKB menembak ketiga korban," kata Cahyo.
Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penembakan.
Pelaku Penembakan Masih Didalami
Kasatgas Humas ODC Kombes Polisi Yusuf Sutejo mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan KKB kelompok Nduga.
Meski demikian, kepolisian masih mendalami identitas kelompok maupun pihak yang secara spesifik melakukan penembakan terhadap ketiga ASN tersebut.
"Kami masih mendalami untuk memastikan siapa pelaku penembakan terhadap ketiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya di Muliama," kata Yusuf.
Dengan demikian, dugaan keterlibatan kelompok Nduga dalam penembakan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan aparat dan belum dipastikan sebagai pelaku secara definitif.
Rangkaian aksi penembakan yang melibat grup kriminal bersenjata (KKB) di Papua terus memicu keresahan mendalam bagi masyarakat lokal maupun para pekerja yang bertugas di sana.
Teror yang terjadi secara berulang ini tidak hanya memakan korban jiwa dari pihak aparat keamanan dan sipil, tetapi juga melumpuhkan roda perekonomian serta pelayanan publik di berbagai wilayah rawan.
Rasa takut yang membayangi kehidupan sehari-hari memaksa banyak warga mengungsi, meninggalkan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka demi keselamatan nyawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Filipina dan China kembali saling kritik soal sengketa Laut China Selatan. Menhan Gilberto Teodoro membalas pesan China terkait arbitrase.
Sejumlah lurah di Kabupaten Kulonprogo enggan melakukan penandatanganan serah terima aset gerai Koperasi Desa Merah Putih meskipun fasilitas gedungnya sudah ram
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Gibran meninjau penanganan karhutla di tiga provinsi Kalimantan dan meminta pemadaman berjalan bersama perlindungan warga serta pencegahan.
Dua pria asal Bandung ditangkap setelah diduga membobol rumah di Bantul. Uang asing hasil curian diakui ludes untuk judi online.
Agenda KHFF 2026 diperkenalkan kepada publik melalui Taklimat Media KHFF 2026 yang digelar pada 10 September 2026 di The Prajan Hotel & Villas, Yogyakarta.