Inggris Pesta 7 Gol ke Gawang Kroasia, Ini Pencetaknya
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Ketua DPR Bamsoet./JIBI-Abdullah Azzam
Harianjogja.com, JAKARTA-- Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan terkait Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat (28/6/2019) mendatang, politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan dirinya akan memutuskan maju atau tidak dalam kontestasi calon Ketua Umum Partai Golkar.
"Saya berusaha menjaga agar tidak terjadi banyak kegaduhan sampai tanggal 28 Juni Pak Jokowi ditetapkan sebagai Presiden terpilih periode 2019-2024," kata pria yang akrab disapa Bamsoet itu di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Dia mengatakan dirinya sudah bertemu dengan beberapa senior untuk mendiskusikan langkah politiknya ke depan di Partai Golkar, dan tanggapannya positif.
Menurut dia, para senior Golkar menginginkan agar sebanyak-banyaknya kader mencalonkan diri dalam kontestasi bursa calon Ketum Golkar karena itu menunjukkan kaderisasi di partai tersebut sangat baik.
"Para senior Golkar ingin sebanyak-banyaknya kader mencalonkan diri karena itu menunjukkan proses kaderisasi di Partai Golkar berjalan dengan baik," ujarnya.
Selain itu menurut Bamsoet, terkait desakan beberapa kader Golkar agar dilakukan evaluasi kerja politik partai di Pemilu 2019, merupakan hal yang wajar untuk dilakukan untuk menemukan jalan keluar agar kesalahan tidak terjadi lagi.
Dia menilai, partai politik yang lain pun pasti melakukan evaluasi kerja politik pasca-kontestasi Pemilu untuk menemukan penyebab penurunan suara Golkar sehingga bisa dilakukan perbaikan agar di Pemilu 2024 tidak banyak suara Golkar yang hilang.
"Apa yang diperoleh Golkar saat ini adalah upaya maksimal kerja seluruh kader dan caleg yang berjuang habis-habisan. Namun hari ini hasilnya terjadi penurunan dan desakan adanya evaluasi sudah seharusnya dilakukan seperti partai-partai lain," katanya.
Sebelumnya, Politisi senior Partai Golkar Yorrys Raweyai menyebut ada empat kader partai tersebut yang potensial menjadi Ketua Umum DPP Partai Golkar, menggantikan Airlangga Hartarto.
Keempat kader Golkar tersebut adalah Bambang Soesatyo, Aziz Syamsuddin, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Zainuddin Amali.
"Banyak kader Golkar yang potensial menjadi Ketua Umum seperti Bambang Soesatyo, Aziz Syamsuddin, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Zainuddin Amali," kata Yorrys di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).
Dia menilai keempat orang tersebut merupakan kader Golkar yang memiliki banyak pengalaman di berbagai bidang sehingga berpotensi pimpin partai lima tahun kedepan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
AS mengerahkan sekitar 9.000 personel tambahan ke Timur Tengah dan berpotensi menempatkan tiga kapal induk di kawasan tersebut.
Sleman memborong dua juara pertama Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman 2026 lewat KWT Teratai Mekar dan Kelompok Tani Manunggal Makmur.
Pemkab Temanggung memastikan Sekolah Rakyat di Karanggedong tetap dibangun. Total lahan yang disiapkan mencapai 7,8 hektare.
Menpora Cup 2026 menjadi ajang mengukur hasil pembinaan atlet boling sekaligus mencari peboling potensial untuk persaingan nasional dan internasional.
Skrining psikososial pekerja perlu memakai instrumen tervalidasi dan disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta karakteristik pekerja.