JKN Tembus 36,4 Juta Peserta, Pekerja Informal Jadi Fokus 2026
Peserta JKN capai 36,4 juta jiwa. Pemerintah fokus perluas perlindungan pekerja informal termasuk ojol melalui aturan baru.
Penumpang pesawat udara berjalan menuju terminal kedatangan saat tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (14/1/2019)./ANTARA FOTO/Septianda Perdana
Harianjogja.com, JAKARTA - Masuknya investasi baru pada bisnis penerbangan tidak otomatis akan membuat harga tiket pesawat menjadi murah.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menuturkan, saat ini tanpa diminta masuk pun sejumlah maskapai asing sudah beroperasi di Indonesia. Termasuk dalam segmen penerbangan murah.
"Sebenarnya maskapai asing sudah masuk ke Indonesia. Air Asia contohnya. Dan sebaliknya maskapai Indonesia, yakni Lion air sudah keluar ada Lion Air Malaysia, Lion Air Thailand, ada di Afrika, itu saling memasuki," kata Jusuf Kalla di Kediaman Wakil Presiden Jakarta, Selasa (4/6/2019).
Dengan saling berkompetisinya maskapai berbiaya murah ini, kata JK, menunjukkan untuk keberlanjutan bisnis tidak semata soal kedatangan investasi baru. Akan tetapi pihak maskapai berbiaya murah harus memastikan keberlanjutan bisnisnya.
"Coba [bandingkan dengan] Garuda [Indonesia], dalam kondisi harga [tiket] Garuda yang lebih tinggi [ternyata] juga mengalami kesulitan [secara keuangan]," katanya.
Menurut JK, yang sebelumnya pengendali grup Bukaka ini, masyarakat terlalu lama dimanjakan tiket murah akibat kompetensi tidak sehat. Padahal, kata dia, tarif yang ditetapkan saat ini relatif sama dengan biaya pesawat puluhan tahun lalu.
"Jadi saya kira maskapai asing pun tentu sama saja costnya. Cost airlines itu pesawat, avtur, pemeliharaan, ongkos personel, semua hampir sama semuanya [asing atau lokal]. [Jadi kalau mau tiket murah] Mau maskapai darimana sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Siswa MAN 2 Bantul meraih golden ticket IPB berkat Hydrotani Wall, inovasi hidroponik vertikal dengan memanfaatkan air hujan.
Soundrenaline Sana Sini Yogyakarta menghadirkan musisi lintas genre dan kolaborasi khusus. Colorcode tampil dengan konsep mini orkestra.
Danantara Indonesia menegaskan tidak mengalokasikan dana sponsorship TIME100 Next 2026. Pencantuman logo terkait penjajakan kerja sama non-finansial.
SV UGM menggelar SNNT 2026 dengan mendorong percepatan hilirisasi riset dosen, penguatan inovasi, dan kolaborasi strategis dengan industri.