Advertisement
TNI AU Terima Tiga Rafale, Penguatan Pertahanan Udara Dimulai
Pesawat Rafale - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Penguatan alutsista TNI AU memasuki fase baru dengan tibanya tiga jet tempur Rafale di Indonesia. Tiga pesawat buatan Prancis itu juga sudah dapat dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Sirait memastikan tiga pesawat tempur Rafale tersebut telah diserahterimakan secara administratif dan teknis kepada TNI AU. Saat ini, ketiganya ditempatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
Advertisement
"Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU," kata Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Kedatangan tiga Rafale tersebut merupakan bagian dari gelombang pertama dari total 42 pesawat tempur Rafale yang dipesan pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan. Namun demikian, Rico belum memerinci jadwal kedatangan gelombang kedua dan ketiga pesawat tempur tersebut.
BACA JUGA
Dengan masuknya Rafale ke jajaran TNI AU, kemampuan pengamanan wilayah udara nasional dipastikan semakin kuat, terutama dalam menghadapi dinamika ancaman strategis di kawasan.
Sebelumnya, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara pengguna jet tempur Rafale yang diproduksi Dassault Aviation, Prancis. Pengadaan pesawat tempur ini dilakukan secara bertahap oleh Kementerian Pertahanan RI.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan yang kala itu dijabat Brigadir Jenderal TNI Edwin Adrian Sumantha menyampaikan bahwa kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir Rafale telah efektif, sehingga menjadi dasar dimulainya proses produksi oleh Dassault Aviation.
"Kemenhan RI sebelumnya telah mengefektifkan kontrak pengadaan tahap pertama dengan Dassault Aviation pada September 2022 sejumlah enam unit dan Agustus 2023 sejumlah 18 unit. Totalnya pengadaan pesawat tempur Rafale oleh Kementerian Pertahanan RI berjumlah 42 unit," kata Edwin.
Ia menambahkan, pesawat tempur Rafale pertama pesanan Indonesia dijadwalkan tiba di tanah air pada awal 2026, sejalan dengan rencana modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mensos: Status Desil Bansos Tak Bisa Dimanipulasi, Awas Penipuan
- Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah DIY, Jumat 13 Maret 2026
- Negara Luar Rebutan Pupuk Urea Indonesia, Pemerintah Bidik Ekspor
- Hari Raya Nyepi 2026: Bandara Ngurah Rai Berhenti Tutup 24 Jam
- Jelang Lebaran, Kota Jogja Intensifkan Pengawasan Daging Sapi di Pasar
- KPK Sita Aset Rp100 Miliar Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut
- Polda DIY Ungkap 56 Kasus Pekat Selama Operasi Pekat Progo 2026
Advertisement
Advertisement








