Advertisement
KPK Periksa 20 Saksi Terkait Kasus Suap Izin Tinggal WNA
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan) didampingi juru bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus korupsi di gedung KPK, Jakarta, Senin (29/4/2019). - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK memeriksa 20 orang saksi terkait dugaan suap penyalahgunaan izin tinggal di lingkungan kantor imigrasi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2019. KPK telah menjerat Kepala Kantor lmigrasi Klas I Mataram, Kurniadie dan Kepala Seksi lntelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Klas I Mataram, Yusriansyah Fazrin.
Sementara diduga sebagai pemberi adalah Direktur PT Wisata Bahagia sekaligus pengelola Wyndham Sundancer Lombok, Liliana Hidayat.
Advertisement
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan setelah tim penyidik menggelar penggeledahan di sejumlah lokasi pada Rabu, (29/5/2019).
Lokasi penggeledahan tersebut adalah Kantor Imigrasi Klas I Mataram, Kantor PT Wisata Bahagia dan rumah para tersangka. Dari hasil penggeledahan, KPK mengamankan barang bukti terkait pokok perkara.
BACA JUGA
Adapun pemeriksaan saksi telah dilakukan dalam dua hari ini di Polda NTB. "Total saksi yang diperiksa 20 orang dari pegawai dan pejabat Imigrasi setempat," kata Febri, Jumat (31/5/2019).
Febri mengatakan materi pemeriksaan lebih kepada mendalami kronologi perkara dan melakukan verifikasi terhadap sejumlah informasi dan dokumen.
"Hal ini terkait dengan proses hukum dugaan pelanggaran izin tinggal dua Warga Negara Asing (WNA) yang ditangani PPNS di Kantor Imigrasi Mataram," katanya.
Dalam perkara ini, Direktur PT Wisata Bahagia sekaligus pengelola Wyndham Sundancer Lombok, Liliana Hidayat diduga memberi suap kepada dua pejabat imigrasi Mataram agar tidak melanjutkan penyidikan dua WNA yang menyalahgunakan izin tinggal.
Diduga, uang yang dialirkan Liliana sebesar Rp1,2 miliar sesuai kesepakatan yang telah terjalin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Real Madrid Hajar Elche 4-1, Valverde dan Rudiger Jadi Sorotan
- Piala Dunia 2026 Dibayangi Badai Cedera Pemain Bintang
- China Larang Agen AI OpenClaw di Instansi Pemerintah, Ini Alasannya
- Restrukturisasi TikTok AS Disebut Libatkan Biaya Rp170 Triliun
- Dubai Kini Sepi di Tengah Ketegangan Kawasan
- Saham Meta Turun 23 Persen, Isu PHK 20 Persen Karyawan Mencuat
- KPK Ungkap Permintaan Rp515 Juta untuk THR Forkopimda di Cilacap
Advertisement
Advertisement








