Jadwal KRL Solo-Jogja 29 Agustus 2026: Dari Palur Pukul 05.00 WIB
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Ilustrasi rudal Iran.- Frepik
Harianjogja.com, JOGJA—Suasana gemerlap di Dubai yang selama ini dikenal sebagai simbol kemewahan global kini berubah drastis. Ketegangan konflik regional memicu eksodus besar-besaran warga asing dan ekspatriat dari kota tersebut, membuat sejumlah kawasan yang biasanya ramai kini tampak lengang.
Perubahan situasi ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di kawasan Uni Emirat Arab. Kepergian warga asing dalam jumlah besar memunculkan dampak signifikan bagi kehidupan sosial dan aktivitas ekonomi kota yang selama ini sangat bergantung pada komunitas ekspatriat.
Pemandangan kontras terlihat di kawasan Pantai Jumeirah. Hamparan pantai yang biasanya dipadati wisatawan, terutama dari Inggris, kini tampak sepi. Payung-payung pantai dibiarkan terlipat rapi sementara kursi berjemur kosong tanpa pengunjung.
Situasi serupa juga terlihat di berbagai bar dan tempat hiburan kelas atas di kota tersebut. Musik masih diputar seperti biasa, namun jumlah pengunjung yang datang sangat minim dibandingkan kondisi normal sebelumnya.
Seorang kepala sekolah asal Inggris yang telah lama tinggal di Dubai, John Trudinger, menggambarkan perubahan drastis yang terjadi di kota tersebut.
“Dubai sangat sunyi. Kemewahannya benar-benar telah lenyap,” ujarnya kepada Associated Press.
Ketegangan meningkat setelah serangan menghantam Fairmont The Palm yang berada di kawasan Palm Jumeirah. Insiden tersebut disebut menjadi titik balik yang memicu kekhawatiran warga terhadap stabilitas keamanan di kota tersebut.
Kondisi ini juga memunculkan kesenjangan sosial yang semakin terasa. Kalangan elite dengan cepat membeli tiket untuk meninggalkan kota, sementara banyak pekerja migran dari berbagai negara harus tetap bertahan di tengah ketidakpastian situasi.
Dampak lain yang tidak kalah memprihatinkan adalah meningkatnya jumlah hewan peliharaan yang ditinggalkan pemiliknya. Tempat penampungan seperti K9 Friends Dubai dilaporkan mengalami lonjakan hewan terlantar yang tidak lagi mampu mereka tampung.
Meski gelombang eksodus terjadi, sebagian warga lokal Emirat memilih tetap bertahan. Salah satu pengusaha setempat bernama Tariq menegaskan bahwa masyarakat lokal tidak berniat meninggalkan kota tersebut.
“Ini adalah rumah kami. Dubai telah mengatasi banyak kesulitan sebelumnya,” katanya.
Namun bagi perekonomian kota, situasi ini menjadi tantangan besar. Ekspatriat diketahui mencakup sekitar 90 persen populasi di Dubai, sehingga kepergian mereka memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata, properti, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.
Kekhawatiran ekonomi juga meningkat seiring ancaman gangguan jalur energi global, termasuk potensi blokade di Selat Hormuz yang dapat memperumit prospek pemulihan ekonomi kawasan dalam waktu dekat.
Dengan berbagai tekanan yang muncul, masa depan stabilitas ekonomi dan sosial Dubai kini sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah dalam waktu mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang
Bala Mataram Rescue yang tumbuh dari suporter PSIM kini memiliki ambulans sendiri berkat bantuan Brajamusti Rantau untuk misi kemanusiaan