Mabes Polri: Jokowi Tak Jadi Target Pembunuhan Perusuh

Massa melakukan perlawanan ke arah petugas di depan kantor Bawaslu di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Ist/Antara.
27 Mei 2019 18:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Markas Besar Kepolisian Indonesia menyebutkan Presiden Jokowi tidak menjadi sasaran rencana aksi pembunuhan empat tokoh nasional dan satu bos lembaga survei di Indonesia. Keempat tokoh yang mau dibunuh adalah pejabat negara.

Pengancam penembak mati itu sudah ditangkap. Mereka ingin menembak mati empat pejabat negara dan seorang bos lembaga survei saat demo antara 21 - 22 Mei 2019.

"Pejabat negara, bukan Presiden. Tapi bukan kapasitas saya menyampaikan ini. Nanti ketika proses pendalaman sudah mengrecut akan disampaikan," tegas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (27/5/2019).

Polri dan TNI kembali menetapkan 6 tersangka terkait kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019 kemarin. Satu kelompok di bawah pimpinan HK itu ditangkap karena berniat menembak mati 4 tokoh nasonal.

Muhammad Iqbal mengungkapkan mereka baru saja menetapkan 6 tersangka yang diungkap polisi berinisial HK alias Iwan, AZ, IF, TJ, AD, dan AF alias Fifi. Mereka memiliki peran berbeda mulai dari mencari penjual senjata api hingga mencari martir untuk menjadi eksekutor yang mengincar 4 pejabat negara dan satu pimpinan lembaga survei swasta.

Sumber : Suara.com