Advertisement

33,2 Juta KPM Terima Beras dan Minyak Goreng dari Pemerintah

Newswire
Minggu, 15 Februari 2026 - 15:37 WIB
Abdul Hamied Razak
33,2 Juta KPM Terima Beras dan Minyak Goreng dari Pemerintah Bapanas tugasi Bulog salurkan beras-minyak goreng bagi 33,2 juta KPM alokasi Februari-Maret 2026. ANTARA - HO/Bapanas

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah kembali menggulirkan program bantuan pangan nasional menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perum Bulog menyalurkan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan penugasan tersebut dilakukan melalui mekanisme Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahun anggaran 2026. Penyaluran ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta menstabilkan harga pangan selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Advertisement

“Bulog ditugaskan menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 penerima untuk alokasi Februari dan Maret 2026,” ujar Amran dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dalam surat Kepala Bapanas Nomor 204/TS.03.03/K/02/2026 tertanggal 11 Februari 2026, penyaluran bantuan diminta dilakukan satu kali secara sekaligus, menyesuaikan dengan terbitnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Bapanas.

Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk alokasi satu bulan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) 2026 serta persetujuan Presiden Republik Indonesia atas stimulus ekonomi nasional.

Menurut Amran, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga keterjangkauan harga pangan, terutama bagi masyarakat rentan.

“Presiden secara konsisten menekankan agar kebijakan pemerintah berpihak kepada rakyat. Harga pangan menjadi perhatian utama,” katanya.

Secara kuantitas, Bulog akan menyalurkan 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng untuk dua bulan penyaluran. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun guna memastikan program tersebut berjalan optimal.

Berdasarkan laporan Bapanas, hingga 13 Februari 2026 stok beras nasional di Bulog mencapai 3,53 juta ton, terdiri atas 3,34 juta ton cadangan beras pemerintah (CBP) dan 188,5 ribu ton beras komersial. Sementara stok minyak goreng Bulog tercatat sekitar 15 ribu kiloliter.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan kesiapan pemerintah menggulirkan kembali bantuan pangan serta meminta dukungan pemerintah daerah agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkab Gunungkidul Punya Utang Penyertaan Modal BUMD Rp216 Miliar

Pemkab Gunungkidul Punya Utang Penyertaan Modal BUMD Rp216 Miliar

Gunungkidul
| Minggu, 15 Februari 2026, 16:37 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement