Kemenhub Pantau Dampak Insiden Riyadh terhadap Penerbangan RI
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
Kondisi dinamika atmosfer pada Kamis (5/2/2026), pukul 07.00 WIB, menunjukkan adanya Bibit Siklon Tropis 98P yang terpantau berada di daratan Australia bagian utara serta Siklon Tropis Penha yang berada di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina. (ANTARA/HO-BMKG)
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026. Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan hasil analisis menunjukkan dominasi aliran angin baratan akibat Monsun Asia yang menguat. Kondisi tersebut mempercepat pertumbuhan awan konvektif, terutama di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
“Penguatan Monsun Asia memicu aliran angin baratan yang cukup kuat sehingga mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah,” kata Andri dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, kondisi atmosfer tersebut diperkuat oleh aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) yang berada di fase Samudra Hindia, serta dukungan gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby. Kombinasi faktor tersebut memicu perlambatan dan belokan angin atau konvergensi, khususnya di wilayah pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Menurut Andri, dinamika atmosfer itu meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, yang berpeluang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah selama periode prakiraan.
BMKG memprakirakan pada 15–16 Februari potensi hujan lebat berpeluang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
Memasuki 17–18 Februari, potensi hujan lebat diperkirakan masih berlangsung di Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.
Sementara pada 19 Februari, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan. Adapun pada 20–21 Februari, potensi hujan lebat diprediksi masih terjadi di Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menambahkan pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan memperkuat kesiapsiagaan serta langkah mitigasi sesuai tingkat risiko wilayah masing-masing.
“Upaya antisipasi perlu dilakukan untuk mengurangi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
BMKG juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar tetap waspada, menghindari aktivitas di daerah aliran sungai dan lereng curam, serta selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.
BPOB mendorong kolaborasi pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat untuk mengembangkan Borobudur Highland serta memperkuat ekonomi lokal Purworejo.
Sagrada Familia di Barcelona meraih skor 83 dalam studi Iglu Cruise, mengungguli Taj Mahal dan aurora borealis sebagai destinasi bucket list dunia.
Transmigran asal Jogja yang ditempatkan di Konawe Utara tak mendapat jatah hidup. Pemkot Jogja berencana mencari dukungan Baznas.