Advertisement
PDIP Respons Wacana Koalisi Permanen Partai Golkar
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, merespons wacana pembentukan koalisi permanen yang digaungkan Partai Golkar. Menurutnya, koalisi permanen sejati bagi PDIP adalah bersama rakyat.
“Kalau bagi PDI Perjuangan, koalisi permanen itu dengan rakyat. Sistem politik kita pascareformasi mengembalikan makna kekuasaan untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat,” ujar Hasto di Jakarta, Minggu.
Advertisement
Ia menegaskan PDIP tetap berpegang pada prinsip bahwa kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat, terlepas dari dinamika dan perubahan konfigurasi politik nasional yang terus berkembang.
Terkait wacana koalisi permanen antarpartai, Hasto menyebut PDIP tidak akan mencampuri kedaulatan partai politik lain dalam menentukan arah kerja samanya.
BACA JUGA
“Dinamika politik itu sangat cair. Kerja sama antarpartai bisa saja dilakukan. Namun, jika ada partai yang menggagas kerja sama permanen, PDI Perjuangan tidak mencampuri kedaulatan partai lain,” katanya.
Wacana pembentukan koalisi permanen sebelumnya disampaikan dalam hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar yang digelar pada Desember 2025. Koalisi tersebut dirancang sebagai bentuk kerja sama politik jangka panjang yang mengikat, baik di parlemen maupun dalam pemerintahan.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan koalisi permanen bertujuan memastikan setiap kebijakan strategis pemerintah memperoleh dukungan politik yang stabil, sehingga proses pengambilan keputusan dapat berjalan lebih cepat dan konsisten.
“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Bahlil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (21/12/2025).
Menurut Bahlil, koalisi permanen merupakan transformasi pola kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menuju kerja sama yang lebih ideologis dan strategis, berbasis kesamaan platform serta agenda kebijakan.
“Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi pemilihan presiden,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah fraksi partai politik lain di parlemen untuk menindaklanjuti wacana koalisi permanen tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (13/2).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
- Teror Aktivis KontraS, Peradi Minta Jaminan Keamanan bagi Penggiat HAM
- BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering, Wilayah Jateng Diminta Siaga
- Festival Hadroh dan Aksi Sosial Semarakkan Ramadan di Harian Jogja
- Cek Waktu Buka Puasa Jogja Hari Ini Sabtu 14 Maret 2026
- Sambut 143 Juta Pemudik, Kemkomdigi Luncurkan Layanan MudikPedia 2026
- Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
Advertisement
Advertisement







