Advertisement
Dituduh Menghasut Massa Kepung Istana, Mantan Danjen Kopassus Dilaporkan Makar
Humisar Sahala melaporkan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko ke Bareskrim Polri atas dugaan makar, Senin (20/5/2019). JIBI/Bisnis - Sholahudin Al Ayyubi
Advertisement
Harianjogja.com JAKARTA - Seorang warga bernama Humisar Sahala melaporkan Mantan Danjen Kopassus, Mayjen TNI (Purn) Soenarko ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan tindak pidana makar dengan nomor laporan LP/B/0489/V/2019/Bareskrim ter tanggal 20 Mei 2019.
Pihak pelapor mengungkapkan Soenarko telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menghasut orang lain agar mengepung Istana Negara dan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada saat aksi 22 Mei 2019 nanti.
Advertisement
Menurutnya, pernyataan Soenarko pada video berdurasi 2.56 menit tersebut sempat viral dan menjadi buah bibir warnanet dalam beberapa hari terakhir dan membuat resah masyarakat.
"Pernyataan dia jelas meresahkan, karena ada perintah untuk mengepung KPU dan Istana. Lalu menyatakan seakan-akan Polisi akan bertindak keras, tetapi tentara tidak," tuturnya, Senin (20/5/2019).
BACA JUGA
Untuk memperkuat laporannya terhadap Soenarko, Humisar membawa sejumlah barang bukti berupa rekaman yang viral di Youtube dan printout sejumlah berita di media massa.
"Barang bukti sudah kami berikan semuanya ke penyidik tadi," katanya.
Humisar mendesak tim penyidik Bareskrim Polri agar mengusut tuntas perkara tersebut dan tidak takut meskipun pihak terlapor merupakan Eks Danjen Kopassus.
"Polisi harus mencegah tindak pidana makar ini dan mengusut para aktor hingga ke paling atasnya untuk bertanggungjawab," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Polres Jepara Tetapkan 3 Tersangka Miras Oplosan, 6 Tewas
- Kemenhub Ungkap Kronologi Penembakan Pesawat di Boven Digoel
- Polresta Jogja Pastikan Mahasiswi Korban Jambret Tak Dipidana
- Polisi Tangkap Influencer Jaksel Produksi Ganja dari Dark Web
- Waspada Sinkhole Situjuah, Ini 11 Tanda Awalnya
- Lagi, Pohon Beringin Tumbang di Makam Raja Mataram Kotagede
- Hasil Sementara ACL Two: Persib Tertinggal 0-1 dari Ratchaburi
Advertisement
Advertisement








